Lebih dari 500.000 Komputer Mac Terinfeksi Virus Trojan

By On Friday, July 13th, 2012 Categories : Technology

(Lebih dari 500.000 Komputer Mac Terinfeksi Virus Trojan) – Trojan adalah sebuah sebutan ringkas dari software yang merusak (malware) pada komputer yang dikenal dengan trojan horse, yang mana ia menyusup di setiap program dan mengundang pengguna untuk menjalankan program tersebut pada sistem komputer untuk dengan tujuan merusak / mencuri data dan mengirimkan ke pembuatnya.

Komputer Apple Mac baru-baru ini dikabarkan hampir dari setengah juga terinfeksi Trojan yang bernama Flashback.

Seperti dilansir dari laman sidomi bahwa salah satu perusahaan anti virus mengungkapkan bahwa lebih dari setengah juga komputer Mac telah terinfeksi mallware tersebut, dan kemungkinan malware tersebut menjadi “botnet”.

Setengah dari jumlah PC Mac yang telah terinfeksi trojan tersebut berasal dari Amerika Serikat, ungkap Dr Web salah satu perusahaan keamanan.

Virus Trojan Horse Mac

Kini perusahaan Apple sudah merilis update keamanan terbaru guna mencegah hal ini, namun pengguna komputer Mac yang belum melakukan update kemungkinan besar celah keamanan di sistem komputernya tetap terbuka.

Trojan Flashback pertamakali diketahui pada bulan September 2011 oleh seorang peneliti anti-virus, ia mengidentifikasi trojan horse ini melakukan penyamaran sebagai software / program Update Flash Player, yang mana sesudah trojan ini terinstall akan menonaktifkan beberapa program (sistem keamanan komputer).

Malware Trojan Horse versi terbaru ini mampu mengeksploitasi bahasa pemrograman java yang mana dapat menginstall program berbahaya tanpa seizin dari pengguna.

Developer bahasa pemrograman Oracle, Java sudah melakukan penutupan terhadap celah keamanan ini pada 14 Februari 2012, akan tetapi update kali ini tidak bekerja pada komputer Macintosh Apple.

Meski sistem operasi Apple telah membatasi segala aktivitas komputer kecuali diizinkan oleh pengguna, akan tetapi tidak menutup kemungkinan sistem operasi milik Apple ini akan kebal terhadap berbagai serangan malware.