Klasifikasi Insecta

By On Saturday, February 25th, 2017 Categories : Sains

Berdasarkan ada atau tidak adanya sayap, Insecta dibagi menjadi beberapa subkelas, antara lain Apterygota dan Pterygota.

Terdapat sekitar 900.000 spesies anggota Insecta yang teridentifikasi.
Kelas INSECTA (Serangga)
Ciri-ciri umum kelas ini adalah :
1 Tubuh terbagi atas kepala, toraks dan abdomen.
2 Mempunyai sepasang sayap kecuali Anoplura, Mallophaga dan Siphonaptera.
3 Mempunyai sepasang antena.

4 Mempunyai tiga pasang kaki.
5 Perangkat mulut telah mengalami perkembangan dan penyesuaian sedemikian rupa sehingga dikenal berbagai ragam tipe seperti menggigit/mengunyah, menusuk, menghisap, menyerap dan sebagainya.

Klasifikasi Arthropoda
Filum ARTHROPODA : artropoda
Subfilum TRILOBITA : hanya diketahui dari fosil
Subfilum CHELICERATA
Kelas MEROSTOMATA
Kelas ARACHNIDA : laba-laba, kalajengking, caplak,
tungau.
Kelas PYCNOGONIDA
Subfilum CRUSTACEA : krustasea
Kelas BRANCHIOPODA
Kelas COPEPODA
Kelas OSTRACODA
Kelas CIRRIPEDIA
Kelas MALACOSTRACA : udang, kepiting
Subfilum UNIRAMIA
Kelas ONYCHOPHORA
Kelas DIPLOPODA : keluwing (kaki seribu)
Kelas CHILOPODA : kelabang (kaki seratus)
Kelas PAUROPODA
Kelas SYMPHILA
Kelas ENTOMORPHA
Kelas INSECTA : serangga

Berdasarkan ada atau tidak adanya sayap, Insecta dibagi menjadi beberapa subkelas, antara lain Apterygota dan Pterygota.

  • Apterygota (Yunani, a = tidak, pteron = sayap) merupakan kelompok serangga yang tidak memiliki sayap, sedikit atau tidak mengalami metamorfosis, memiliki appendage di bagian ventral abdomen, dan pada umumnya berukuran kurang dari 5 mm. Appendage merupakan bagian tubuh yang menonjol, dapat digerakkan, berfungsi sebagai alat gerak, alat indra, untuk makan, atau keperluan lainnya. Apterygota hidup di tempat lembap yang mengandung humus atau sampah organik, dan ada pula yang memakan buku atau pakaian. Serangga yang termasuk Apterygota, antara lain ordo Thysanura (Lepisma saccharina – kutu buku) dan Archaeognatha (Petrobius maritimus).
  • Pterygota merupakan kelompok serangga yang memiliki sayap atau tidak bersayap, dan mengalami metamorfosis. Serangga yang tidak bersayap contohnya semut dan anai-anai.

Pterygota dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu sebagai berikut.

  • Exopterygota, memiliki sayap yang berkembang di luar. Sayap tumbuh dari tonjolan luar dinding tubuh yang melebar. Exopterygota mengalami metamorfosis tidak sempurna. Contohnya ordo Ephemeroptera (Ephemeroptera sp. – lalat hidup sehari), Odonata (Pantala sp. – capung kuning), Orthoptera (Gryllus sp. – jangkrik), Isoptera (Reticulitermes – rayap), Plecoptera (Theniopteryx sp.), Hemiptera (Aphis pomi – kutu daun), dan Thysanoptera (Thrips palmi).

Endopterygota, memiliki sayap yang berkembang di bawah kutikula dalam bentuk lipatan. Pertumbuhan sayap dimulai dari fase pupa (kepompong) hingga tumbuh sempurna pada fase imago (dewasa). Endopterygota mengalami metamorfosis sempurna. Contohnya ordo Megaloptera (Sialis sp.), Hymenoptera (Oecophylla saragillina – semut rangrang), Siphonaptera (Pulex irritans), Trichoptera (Phryganea sp. – lalat kadis), Lepidoptera (Apatura iris), Coleoptera (Oryctes rhinoceros – kumbang kelapa), Diptera (Musca domestica – lalat rumah), Raphidioptera (Turcoraphidia acerba), Neuroptera (Chrysopa oculata), Strepsiptera (Stylops sp.), dan Mecoptera (Panorpa communis – lalat kalajengking).

Diantara anggota filum Arthropoda diketahui ada yang sangat berguna bagi kehidupan manusia dan sebaliknya diketahui pula ada yang berperan merugikan manusia dan hewan. Kelompok yang terakhir ini lebih dikenal sebagai ektoparasit atau pengganggu atau hama. Yang termasuk di dalam kelompok ektoparasit adalah kelas Insecta (serangga) dan kelas Arachnida (caplak dan tungau).

Kelas Insecta yang penting diketahui bagi dunia pengendalian hama permukiman antara lain adalah ordo Dictyoptera atau Blattodea (lipas), ordo Diptera (lalat dan nyamuk), ordo Hymenoptera (semut, tawon, lebah), ordo Siphonaptera (pinjal), ordo Phthiraptera (subordo Mallophaga atau kutu penggigit dan subordo Anoplura atau kutu penghisap), ordo Rhynchophthirina, ordo Hemiptera, ordo), ordo Coleoptera (kumbang), dan ordo Psocoptera. Adapun kelas Arachnida yang penting diketahui antara lain ordo Parasitiformes (contohnya caplak) dan Acariformes (contohnya tungau).

Sumber: Irnaningtyas. Biologi untuk SMA/MA Kelas X Erlangga 2013

Pengenalan Arthropoda dan Biologi Serangga. upikke.staff.ipb.ac.id

11251214, 11251215, 11251216, 11251217, 11251218, 11251219, 11251220, 11251221, 11251222, 11251223, 11251224, 11251225, 11251226, 11251227, 11251228, 11251229, 11251230, 11251231, 11251232, 11251233, 11251234, 11251235, 11251236, 11251237, 11251238, 11251239, 11251240, 11251241, 11251242, 11251243, 11251244, 11251245, 11251246, 11251247, 11251248, 11251249, 11251250, 11251251, 11251252, 11251253