Keseimbangan Lingkungan

By On Monday, January 30th, 2017 Categories : Sains

Dalam kondisi alamai, lingkungan dengan segala keragaman interaksi yang ada mampu untuk menyeimbangkan keadaannya. Namun, kondisi ini dapat berubah dengan campur tangan manusia yang melampui batas.

Keseimbangan lingkungan dipengaruhi oleh 2 hal, yaitu :

  • Daya lenting lingkungan : kemampuan lingkungan untuk pulih ke keadaan semula.
  • Daya dukung lingkungan : kemampuan lingkungan utk memenuhi kebutuhan makhluk hidup utk tumbuh dan berkembang.

Ada beberapa faktor yang mampu merusak keseimbangan lingkungan, seperti :

A. Kondisi Lingkungan

1. Pencemaran lingkungan

Pencemaran lingkungan merupakan masalah bersama yg penting untuk ditanggulangi , karena menyangkut keselamatan, kesehatan, dan kehidupan kita. Namun sebelum itu kita harus mengetahui sumber pencemar, bagaimana proses pencemarannya, dan bagaimana langkah untuk mengatasinya.

  • proses pencemaran
    proses pencemaran dapat terjadi langsung dan tak langsung. Secara langsung yaitu pencemaran tersebut meracuni dan mengganggu kesehatan makhluk hidup dan mengganggu keseimbangannya.
  • sumber pencemaran
    pencemar datang dari berbagai sumber memasuki udara , air dan udara. Seperti kejadian alam yang tak dapat diduga dan limbah industri.
  • langkah penyelesaian
    Terdiri dari langkah pencegahan dan pengendalian. Langkah pencegahan bertujuan mengurangi pencemar dari sumber utk mencegah dampak lingkungan yg lebih berat. Sedangkan langkah pengendalian sangatlah penting untuk tetap menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

1) Pencemaran air

  1. Sumber pencemar
    yg bisa dikategorikan sebagai organik, anorganik, radioaktif dan asam/basa.
  2. Dampak
    meracuni air yg biasa dikonsumsi, merusak keseimbangan ekosistem sungai dan danau, dll.
  3. Langkah penyelesaian
    dengan memperhatikan bahan kimia yg terdapat dalam limbah yg hendak dibuang, dan menerapkan proses daur ulang ( Reduce, Recycle, Reuse ).

 

2) Pencemaran udara
komponen penting karena manusia membutuhkan bernafas. 7 pencemar utama udara terdiri atas partikulat, sulfur dioksida (SO2), ozon (O3), karbon monoksida (CO), nitorgen dioksida (NO2), hidrokarbon (HC) dan timbal (Pb).
3) Pencemaran tanah

  1. sumber pencemar
    ilegal dumping, kebocoran limbah cair, atau zat kimia yg tumpah ke permukaan tanah.
  2. dampak
    apabila hanya dipermukaan dapat berbahaya untuk makhluk hidup disekitar, apabila meresap bisa menyebabkan radiasi.
  3. langkah penyelesaian
    Bisa dengan menerapkan Remediasi yg bisa dilakukan secara on-site dan off-site. Atau menerapkan Bioremediasi dengan menggunakan mikroorganisme.