Kesehatan: Kemasan Rokok Makin Mengecoh Konsumen

By On Sunday, April 16th, 2017 Categories : Artikel
Gratis Samsung

Jakarta, Meskipun sudah banyak negara yang memberikan larangan pada bungkus rokok berupa gambar dan penulisan kandungan rendah tar, namun tetap saja terdapat aspek lain yang bisa menyesatkan atau menipu konsumennya.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa penggunaan kata-kata seperti komposisi tar yang rendah atau sedang bisa membingungkan konsumen, sehingga konsumen menganggap rokok memberikan risiko kesehatan yang rendah jika komposisinya dikurangi. Beberapa negara saat ini telah melarang perusahaan rokok menggunakan istilah yang membingungkan pada bungkus rokoknya.

Peneliti di Kanada menemukan bahwa pada beberapa bungkus rokok penggunaan kata ‘smooth’ atau ‘silver’ dan bahkan penggunaan warna yang lebih lembut pada bungkusnya, memberikan pengaruh terhadap persepsi konsumen bahwa risiko kesehatan dari merek tersebut.

Penemuan ini mendukung bahwa peraturan yang ada saat ini tidak cukup untuk menyadarkan masyarakat mengenai bahaya kesehatan dari rokok, hal ini dilaporkan dalam Journal of Public Health.

“Dibutuhkan kemasan yang jelas dan jujur, kemasan ini pernah diterapkan di Kanada pada awal tahun 1990-an dan memberikan perhatian yang cukup serius dari beberapa negara saat itu,” ujar David Hammond dan Carla Parkinson dari University of Waterloo di Ontario, seperti dikutip dari Reuters, Senin (24/8/2009).

Pada penelitian ini melibatkan 312 perokok dan 291 yang tidak merokok dan membandingkan dua bungkus rokok dengan elemen yang berbeda. Hasilnya 80 persen partisipan berpikir bahwa produk yang mencantumkan label ‘smooth’ memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan dengan bungkus rokok yang biasa. Sama halnya dengan bungkus rokok yang mencantumkan kata “silver” partisipan berpikir 73 persen memiliki tingkat bahaya yang lebih kecil.

Selain kata-kata yang tercantum dalam bungkus rokok, ternyata warna bungkus rokok juga mempengaruhi pemikiran konsumen, lebih dari 75 persen baik laki-laki maupun perempuan beranggapan warna bungkus yang lembut memiliki risiko kesehatan yang lebih rendah dibandingkan dengan warna yang gelap.

Tapi, bungkus rokok yang paling jujur adalah bukan melalui kata-kata melainkan melalui gambar. Dengan menunjukkan gambar penyakit yang diakibatkan oleh rokok akan membuat orang berpikir lagi untuk merokok. Jadi, jika ingin memiliki risiko kesehatan yang paling kecil adalah dengan menjauhi rokok dan mulai berhenti dari sekarang.

Oleh: Vera Farah Bararah – detikHealth
Source:

The Billionaire's Fake Fiancée: An Older Man, Younger Woman Romance, The Freak Show Below (A Kirbie Stone Mystery Book 1), How to Change a Life, Hatchet (Brian's Saga, #1), Her SEAL, In the Palm of Your Hand: A Poet's Portable Workshop, It, Milk and Honey, The X-Variant (The Guardians, #1), Naked in Death (In Death, #1), Being Mortal: Medicine and What Matters in the End, Ice Games (Games, #3), Stories of Your Life and Others, What Alice Forgot, Longing for Home (Longing for Home #1), The Way You Bite, Miffy Rides a Bike, Such a Rush, Promises Part 3 (Bounty Hunters, #3), The Hypnotist's Love Story