Kelainan akibat kelebihan atau kekurangan hormon

By On Sunday, February 26th, 2017 Categories : Sains

Hormon adalah zat yang terjadi secara alami yang disekresikan oleh sel-sel khusus yang mempengaruhi metabolisme atau perilaku sel-sel lain yang memiliki reseptor fungsional untuk hormon.

Hormon mungkin hidrofilik, seperti insulin, dalam hal ini reseptor pada permukaan sel atau lipofilik, seperti steroid, di mana reseptor dapat intraseluler. Kelainan sistem hormon terjadi akibat produksi hormon berlebihan atau kekurangan. Kelainan pada sistem hormon tercantum berikut ini.

Hormon hipofisis

Berikut ini kelainan yang terjadi akibat kelebihan atau kekurangan hormon hipofisis.

  • Dwarfisme merupakan penyakit kekurangan hormon petumbuhan (hiposekresi). Penderita tampak bertubuh pendek tetapi tetap memiliki proporsi tubuh yang normal
  • Gigantisme kelebihan hormon pertumbuhan (Hipersekresi) terjadi pada anak-anak yang mengalami pertumbuhan berlebihan.
  • Akromegali, kelebihan hormon pertumbuhan terjadi pada saat dewasa, penderita mengalami pembesaran rahang tulang dan wajah. Kulit bertambah tebal.

Hormo tiroid

Kelainan yang terjadi akibat kelebihan atau kekurangan hormon tiroid tercantum berikut ini.

  • Grave’s disease/morbus basedow, kelebihan hormon tiroid
  • Kretinisme (kerdil), kekurangan hormon tiroid. Terjadi pada anak-anak. Penderita tidak dapat mencapai pertumbuha fisik dan mental yang normal.
  • Mix Oedema (miksedema), penyakit yang disebabkan kekurangan hormon tiroid terjadi pada orang dewasa. Ciri-ciri lajunya metabolisme rendah, berat badan berlebihan, bentuk badan mejadi kasar, dan rambut rontok.
  • Strauma, merupakan terjadinya pembengkakan pada kelenjar tiroid yang disebabkan kekurangan yodium.

Hormon paratiroid

Kelainan yang terjadi akibat kelebihan atau kekurangan hormon paratiroid tercantum berikut ini.

  • Hiperparathormon, kelebihan sekresi hormon paratiroid dapat menyebabkan kelainan pada tulang. Kelainan tersebut seperti tulang rapuh, bentuk abnormal, dan mudah patah.

Kelebihan kalsium yang dieksresikan dapat menyebabkan batu ginjal.

  • Hipoparathormon, kekurangan hormon paratiroid dapat menyebabkan terjadinya gejala kekejangan otot (tetani).

Hormon kelenjar adrenal

Berikut ini kelainan akibat kelebihan atau kekurangan hormon kelenjar adrenal.

  • Cushing’s syndrome, penyakit yang disebabkan kelebihan hormon kelenjar adrenal. Penderita mengalami peningkatan tekanan darah, gula darah akibat pegeluaran hormon kortisol yang berlebihan. Gejala yang tampak berupa otot-otot tubuh mengecil dan menjadi lemah, osteoporosis, luka yang sulit sembuh dan terjadinya gangguan mental.
  • Addison’s disease, penyakit yang disebablan karena kekurangan hormon kelenjar adrenal. Gejala berupa hipoglikemia (kadar gula dalam darah menurun).

Hormon kelenjar gonad

Terjadinya gangguan atau kelainan kelenjar gonad dapat mengakibatkan terganggunya reproduksi manusia.

11621161, 11621162, 11621163, 11621164, 11621165, 11621166, 11621167, 11621168, 11621169, 11621170, 11621171, 11621172, 11621173, 11621174, 11621175, 11621176, 11621177, 11621178, 11621179, 11621180, 11621181, 11621182, 11621183, 11621184, 11621185, 11621186, 11621187, 11621188, 11621189, 11621190, 11621191, 11621192, 11621193, 11621194, 11621195, 11621196, 11621197, 11621198, 11621199, 11621200