Kekuasaan Pemerintah Kerajaan Belanda di Bawah Kendali Prancis

By On Tuesday, April 18th, 2017 Categories : Sains

Pada akhir abad ke -18 VOC mengalami kemerosotan. Hal ini diakibatkan oleh:
1) persaingan perdagangan dengan kongsi-kongsi lain dari bangsa Inggris dan Prancis,
2) penduduk Indonesia, terutama di Jawa telah menjadi miskin sehingga tidak mampu membeli barang-barang VOC,
3) perdagangan gelap merajalela, dan menerobos monopoli
perdagangan VOC, 4) pegawai-pegawai VOC banyak yang korupsi,
5) banyak biaya perang yang dikeluarkan untuk mengatasi perlawanan penduduk, dan
6) kerugian yang cukup besar dan utang yang berjumlah banyak.
Akhirnya pada tanggal 31 Desember 1799 VOC dibubarkan dengan hutang 134,7 juta gulden. Hak dan kewajibannya diambil alih oleh pemerintah Republik Bataafsche di bawah kendali Prancis. Pada tahun 1808, Daendels diangkat menjadi Gubernur Jenderal untuk wilayah Indonesia. Tugas utamanya adalah untuk mempertahankan Pulau Jawa dari serangan pasukan Inggris. Selanjutnya, Daendels diganti oleh Janssen namun ia lemah. Akibatnya tidak mampu menghadapi Inggris. Melalui Kapitulasi Tuntang Janssens menyerah kepada Inggris. Indonesia menjadi jajahan Inggris.

Pengetahuan:
Di bawah pemerintahan Napoleon Bonaparte, Prancis menjalankan politik dinasti, yaitu ingin menjadikan seluruh wilayah Eropa di bawah kekuasaan Prancis. Untuk itu, ia menempatkan kerabatnya menjadi raja-raja di Eropa. Sebagai contoh adiknya yang bernama Raja Louis Napoleon ditempatkan di Belanda.

21644766, 21644767, 21644768, 21644769, 21644770, 21644771, 21644772, 21644773, 21644774, 21644775, 21644776, 21644777, 21644778, 21644779, 21644780, 21644781, 21644782, 21644783, 21644784, 21644785, 21644786, 21644787, 21644788, 21644789, 21644790, 21644791, 21644792, 21644793, 21644794, 21644795, 21644796, 21644797, 21644798, 21644799, 21644800, 21644801, 21644802, 21644803, 21644804, 21644805