Kebijakan Pemerintah Hindia Belanda

By On Tuesday, April 18th, 2017 Categories : Sains

Kebijakan Pemerintah Hindia Belanda – Setelah Indonesia kembali di bawah pemerintah kolonial Belanda, pemerintahan dipegang oleh Komisaris Jenderal.

Komisaris ini terdiri dari Komisaris Jenderal Ellout, dan Buyskes yang konservatif, serta Komisaris Jenderal van der Capellen yang beraliran liberal.

Untuk selanjutnya pemerintahanan di Indonesia dipegang oleh golongan liberal di bawah pimpinan Komisaris Jenderal van der Capellen (1817 – 1830).

Selama memerintah, van der Capellen berusaha mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk membayar hutanghutang Belanda yang cukup besar selama perang.

Kebijakan yang diambil adalah dengan meneruskan kebijakan Raffles yaitu menyewakan tanah-tanah terutama kepada bangsawan Eropa. Oleh kalangan konservatif seiring dengan kesulitan ekonomi yang menimpa Belanda, kebijakan ekonomi liberal dianggap gagal.

Dalam perkembangannya, kaum konservatif dan liberal silih berganti mendominasi parlemen dan pemerintahan. Keadaan ini berdampak kebijakan di Indonesia sebagai tanah jajahan juga silih berganti mengikuti kebijakan yang ada di Belanda.

a. Cultuurstelsel atau Sistem Tanam Paksa
b. Politik Pintu Terbuka
c. Politik Etis

The Sandman, Vol. 1: Preludes and Nocturnes, Herbs香草百科, Outlaw's Kiss (Grizzlies MC #1), Escape from Mr. Lemoncello's Library (Mr. Lemoncello's Library #1), La mascara de la muerte roja, To the Ends of the Earth, Smile, Stephen Curry, The List, Epic Fail, An Affair with Danger, Ficciones, The Little Book of Hygge: The Danish Way to Live Well, Father, 5 Ways to Change Your Life, Anything Is Possible, The Nest, Stephen Curry, Tying the Knot