Keanekaragaman Fauna Hewan di Indonesia

By On Saturday, February 25th, 2017 Categories : Sains

Dari hasil survei IBSAP pada tahun 2003 diketahui di Indonesia ter dapat 515 jenis mamalia (36% endemic, peringkat pertama dunia), 35 jenis primata (25% endemic), 511 jenis reptil, 1.531 jenis burung (sebagian jenis endemic), 270 jenis amfibi, dan 212 jenis kupu-kupu(44% endemic).

Hewan yang endemik misalnya harimau jawa, jalak bali putih di bali, badak bercula satu di ujung kulon (jawa barat), binturong, monyet, tarsius di Sulawesi utara, kukang dan maleo hanya di Sulawesi, komodo di pulai komodo dan sekitarnya.

Jenis hewan langka di Indonesia juga sangat banyak, misalnya babi rusa, harimau Sumatra, harimau jawa, macan kumbang, harimau tutul, orangutan, badak sumatera, tapir, gajah, bekantan, komodo, banteng, elang jawa, trulek jawa, cendrawasih, kangguru pohon, maleo, kakatua raja, rangkong, kasuari, buaya muara, buaya irian, penyu hijau, dan ular sanca.

Keanekaragaman jenis hewan di Indonesia telah banyak di teliti oleh pihak asing sejak zaman penjajahan . alferd russel Wallace yang mengadakan penelitian pada tahun 1856 menemukan bahwa jenis hewan diwilayah Indonesia bagian timur. Oleh karena itu Wallace membuat garis pemisah yang memanjang dari selat Lombok, selat makasar, dan Filipina selatan yang di sebut garis Wallace.

Hewan disebelah barat garis Wallace disebut bertipe oriental dan hewan dibagian timur bertipe Australia. Hal ini berkaitan dengan sejarah pembentukan wilayah Indonesia., yaitu Sumatra, jawa, bali, dan Kalimantan dahulu merupakan satu daratan dengan benua asia yang di sebut dangkalan sunda, sedangkan Maluku dan papua dahulu merupakan satu daratan dengan benua Australia.weber yang mengadakan penelitian keanekaragaman di Indonesia setelah Wallace, menemukan bahwa hewan-hewan di Sulawesi tidak sepenuhnya bertipe Australia, karena ada jenis-jenis hewan yang mempunyai sifat seperti oriental. Oleh karena itu, weber menganggap Sulawesi merupakan daerah peralihan antara hewan tipe oriental dan hewan tipe Australia .

Weber membuat garis pemisah yang memanjang di sebelah timur pulau Sulawesi yang disebut garis weber. Berdasarkan garis Wallace dan garis weber, persebaran hewan-hewan di Sulawesi merupakan daerah peralihan antara hewan tipe oriental dan hewan tipe Australia.weber membuat garis pemisah yang memanjang di sebelah timur pulau Sulawesi yang di sebut garis weber.

Berdasarkan garis Wallace dan garis weber, persebaran hewan-hewan di Indonesia meliputi daerah oriental di kawasan barat, daerah Australia di kawasan timur, dan daerah peralihan

  1. Hewan di daerah oriental, meliputi berbagai hewan asia seperti primata (kera, monyet, bekantan, orangutan, tarsius, dan sebagainya), sebagai mamalia besar (gajah, banteng, orangutan, kera, tapir, badak, harimau, rusa, babi hutan), dan berbagai jenis burung berkicau (jalak, perkutut, kutilang, dan sebagainya).
  2. Hewan di daerah Australia, meliputi berbagai mamalia kecil, marsupalia atau mamalia berkantung (kangguru, opossum, wallaby, dan sebagai nya), dan jenis burung yang warna nya mencolok (cendrawasih, kakatua, dan sebagainya).
  3. Hewan di daerah peralihan, meliputi berbagai jenis hewan dari tipe asia dan Austalia, misalnya tarsius, anoa, babi, opossum, babirusa, burung, hantu, dan burung maleo.