Kalah, saksi Prabowo-Hatta tolak tanda tangani berita acara

By On Thursday, July 17th, 2014 Categories : News

Saksi pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Purbalingga Jawa Tengah menolak menandatangani berita acara rapat pleno yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Mereka menuding ada kecurangan yang dilakukan tim pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Saksi dari tim koalisi merah-putih, Haryanto mengaku sudah melaporkan dugaan kecurangan kepada panitia pengawas pemilu setempat. Mereka menuding adanya kecurangan yang dilakukan tim pemenangan Jokowi-JK dengan mengondisikan beberapa kepala desa, sehari sebelum pemungutan suara.

“Namun, kami tak kunjung dapatkan jawaban. Sehingga kami memilih untuk tidak menandatangani berita acara rekapitulasi suara. Ini instruksi dari tim pemenangan Purbalingga,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (16/7).

Menanggapi persoalan ini, Ketua KPU Purbalingga Sri Wahyuni mengemukakan, meski ada penolakan tanda tangan berita acara, berkas hasil penghitungan suara tetap dikirimkan ke KPU Provinsi Jawa Tengah. “Kami akan teruskan hasil rekapitulasi kepada KPU Jateng. Soal dugaan pelanggaran, itu bukan ranah kami. Itu menjadi tugas dari pengawas,” katanya.

Pelaksanaan kegiatan hasil rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pilpres yang berlangsung di Aula KPU Purbalingga, disaksikan saksi pasangan kedua capres-cawapres. Sesuai hasil rekapitulasi penghitungan suara memenangkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla unggul dengan perolehan suara sebanyak 320.704 atau 63,56 persen. Sedangkan, pasangan Prabowo-Hatta hanya meraih 183.873 suara atau 36,44 persen.

Dari data KPU Purbalingga, jumlah pemilih di Purbalingga menurut DPT mencapai 727.777 jiwa. Jumlah tersebut belum ditambah pemilih tambahan sebanyak 510.573 pemilih yang hadir dan menggunakan hak pilihnya. Rinciannya, pengguna hak pilih dalam DPT sebanyak 507.452 jiwa, pemilih daftar pemilih tambahan, daftar pemilih khusus dan daftar pemilih tambahan yang menggunakan KTP atau identitas lainnya sebanyak 3.121 orang. *MDK*