Jus Pare Bermanfaat Cegah Kanker Pankreas

By On Monday, February 3rd, 2014 Categories : News

Manfaat jus pare – Meskipun rasanya pahit, namun tak sedikit orang yang menggemari makanan olahan dari pare. Manfaat dari penggunaan buah pare, terutama jika dibuat jus, ternyata efektif untuk mencegah pertumbuhan sel kanker pankreas.
Sebuah penelitian yang dimuat di jurnal carcinogenesis menunjukkan manfaat buah pare terhadap pencegahan kanker. Hasil tes pada tikus sama dengan hasil tiga tahun lalu saat diujikan secara in vitro.

Rekan ketua program Pencegahan dan Pengendalian Kanker di CU Cancer Center Rajesh Agarwal mengatakan, tiga tahun lalu para peneliti efek dari ekstrak pare pada sel kanker payudara hanya menggunakan Petri dish. Kemudian penelitian ini berkembang dengan menggunakan jus pare yang selama ini sudah banyak digunakan oleh orang Asia.

“Hasilnya jus pare bisa mempengaruhi jalur metabolisme glukosa, membatasi energi dan membunuh sel kanker pankreas,” ujar profesor di Skaggs School of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences ini.

Kanker pankreas merupakan salah satu jenis kanker yang paling mematikan karena cukup sulit terdeteksi. Setiap tahun di Amerika Serikat ditemukan 45.220 kasus baru dan 38.460 kematian akibat kanker pankreas. Setelah diagnosis, tingkat kelangsungan hidup pasien setelah satu tahun adalah 26 persen, dan setelah lima tahun hanya 6 persen.

Para peneliti menemukan penurunan kemampuan pertumbuhan sel kanker pankreas manusia pada tikus sebanyak 60 persen. Para peneliti juga menemukan hasil yang sama pada sel kanker pankreas apabila dilakukan secara in vitro.

Jus pare bekerja dengan cara menghambat sel untuk melakukan metabolisme glukosa dan membatasi konsumsi energi untuk sel-sel kanker. Hal ini kemudian akan membuat sel-sel kanker kehabisan tenaga karena mereka mengandalkan sebagian besar energi dari glukosa dan tidak memiliki produksi energi alternatif.

“Ini adalah temuan yang menggembirakan. Banyak peneliti yang menciptakan obat baru yang menargetkan kemampuan sel kanker dalam memproduksi energi, dan kami memiliki senyawa alami yang mungkin bisa melakukan hal itu,” ujar Agarwal.