Jenis-jenis Sumber Daya Alam Berdasarkan Sifatnya dan Contohnya

By On Monday, June 26th, 2017 Categories : Sains

Sumber daya alam merupakan suatu pengertian atau istilah yang berhubungan dengan materi atau potensi alam yang dimiliki oleh planet bumi dan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Sumber daya alam ini dapat diklasifikasikan ke dalam golongan- golongan tertentu. Dan setiap klasifikasi ada beberapa jenis dari sumber daya alam.

Salah satu klasifikasi dari Sumber Daya Alam atau SDA dilihat dari sifatnya. Menurut sifatnya, sumber daya alam ini dibagi menjadi tiga macam, yakni sumber daya alam yang dapat diperbaharui (renewable), sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui (non-renewable), dan sumber daya alam yang tidak habis. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai klasifikasi sumber daya alam berdasarkan sifatnya ini secara lebih detail dan juga membahas mengenai contoh- contoh dari masing- masing jenis jenis sumber daya alam tersebut.

Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui
Jenis sumber daya alam pertama menurut sifatnya adalah sumber daya alam yang dapat diperbaharui atau renewable resources. sumber daya alam yang dapat diperbaharui adalah jenis sumber daya alam yang relatif mudah untuk dipulihakan dan waktu yang diperlukan untuk pemulihan pun tidak terlalu lama. Sehingga ketika sumber daya alam jenis ini habis, maka dalam waktu dekat sumber daya alam tersebut dapat diperoleh kembali melalui proses pembaharuan. Proses pembaharuan dari sumber daya alam jenis ini pun dapat dilakukan secara alamiah maupun dengan rekayasa manusia, misalnya reproduksi atau pengembangbiakan.

Sumber daya lam yang dapat diperbarui ini dapat dengan mudah kita temukan di lingkungan sekitar kita. Banyak sekali contoh dari sumber daya alam yang dapat diperbarui ini. Beberapa contoh dari sumber daya alam yang dapat diperbaharui ini misalnya:

1. Tumbuh-tumbuhan
Tumbuhan merupakan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi manusia. Tidak hanya tubuh tumbuhan (kayu) saja yang dapat dimanfaatkan oleh manusia, namun buah yang dihasilkan dari tumbuh- tumbuhan juga sangat bermanfaat bagi manusia. Selain bagian tumbuhan itu sendiri yang sangat bermanfaat, tumbuhan juga berperan sebagai penghasil oksigen dan juga penghasil karbohidrat dari proses fotosintesis. Dalam siklus rantai makanan, tumbuh menempati posisi sebagai produsen yang berperan sebagai penghasil makanan. Maka dari itu tumbuhan ini dikatakan sebagai sumber daya alam.

Tumbuhan dikatakan sebagai sumber daya alam ya ng dapat diperbaharui karena pembaharuan tumbuhan ini bisa dilakukan dengan cukup mudah dan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Pembaharuan tumbuhan ini bisa dilakukan dengan penanaman kembali tumbuhan tersebut.

2. Hewan
Contoh sumber daya laam yang dapat diperbarui selanjutnya adalah hewan. Hewan dikatakan sebagai sumber daya alam karena bermanfaat bagi manusia, yakni dapat membantu pekerjaan manusia dan juga sebagai sumber pangan bagi manusia.

Kemudian hewan dikatakan sebagai sumber daya alam yang dapat diperbaharui karena pembaharuan hewan ini bisa dilakukan dengan cukup mudah, baik oleh hewan sendiri maupun oleh manusia. Cara pembeharuan hewan ini yakni dengan cara menternakkan hewan tersebut maupun hewan tersebut berkembang biak dengan sendirinya.

3. Air
Air juga merupakan salah satu jenis sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Air ini memang sudah diketahui umum bahwa sangat dibutuhkan dan sangat bermanfaat oleh manusia. Maka dari itu air dikatakan sebagai sumber daya alam. Dan pembaharuan air dikatakan cukup mudah dan memerlukan waktu yang tidak terlalu lama, karena air mempunyai siklus tersendiri, sehingga air dikatakan sebagai sumber daya lam yang dapat diperbaharui.

4. Tanah
Sumber daya alam yang dapat diperbaharui selanjutnya adalah tanah. Tanah merupakan sumber daya alam karena sangat bermanfaat bagi manusia, yakni sebagai tempat tinggal manusia. Tanah dikatakan sebagai sumber daya alam yang dapat diperbaharui karena pembaharuan tanah ini cukup mudah dengan berbagai jenis jenis tanah, yakni terbentuk dari sisa- sisa jasad makhluk hidup yang sudah mati.

Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui
Jenis atau klasifikasi sumber daya alam menurut sifatnya yang selanjutnya adalah sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui ini adalah kebalikan dari sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Yakni merupakan jenis sumber daya alam yang apabila persediaannya habis maka untuk menyediakannya kembali akan sangat sulit, membutuhkan waktu yang sangat lama, ataupun bahkan tidak mungkin bisa disediakan lagi.

Proses penyediaan kembali sumber daya alam ini membutuhkan waktu yang sangat lama, hingga berjuta- juta tahun lamanya. Itupun jika kondisi lingkungan memungkinkan. Jika kondisi lingkungan tidak memungkinkan, maka bisa jadi sumber daya alam ini pun tidak dapat disediakan lagi.

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui ini jumlahnya sangat banyak, dan seringkali kita memanfaatkannya dalam kehidupan sehari- hari. Beberapa contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui ini adalah sebagai berikut:

1. Minyak bumi
Minyak bumi merupakan contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Minyak bumi ini merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh manusia dalam berbagai hal. Maka dari itu mninyak bumi dikatakan sebgai sumber daya alam. Di alam ini, minyak bumi jumlahnya terbatas dan tidak dapat diperbaharui. Minyak bumi ini terbentuk dari endapan makhluk mikroorganisme mulai dari zaman purba dan memerlukan waktu hingga jutaan tahun lamanya untuk dapat menjadi minyak bumi ini. Maka dari itu, minyak bumi dikatakan sebagai sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.

2. Gas alam
Gas alam atu gas bumi merupakan contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui selanjutnya. Gas alam ini termasuk sumber daya alam karena sangat bermanfaat bagi manusia. Gas alam atau gas bumi ini mempunyai peranan sebagai energi yang dapat digunakan manusia dalam berbagai aktifitas sehari- hari, misalnya untuk pembangkit listrik dam sebagai bahan bakar untuk memasak sangat berguna bagi ruang publik untuk kehidupan. Gas alam ini jumlahnya terbatas, dan untuk memperbaharuinya pun memerlukan waktu yang lama. Maka dari itu gas alam atau gas bumi ini dikatakan sebagai sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.

3. Emas
Contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui selanjutnya adalah emas. Emas merupakan barang tambang yang sangat berharga dan sangat berguna bagi manusia. Emas merupakan jenis batuan alam yang terbentuk dari proses alami yang ada di bumi sehingga jumlahnya sangat terbatas. Maka dari itu emas dikatakan sebagai sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.

4. Batubara
Batubara juga merupakan salah satu jenis sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Pasalnya, batubara ini terbentuk selama berpuluh tahun lamanya. Batubara tercipta dari pembusukan bagian- bagian tumbuhan, sisa tumbuhan yang membentuk gambut yang kemudian mengendap di suatu tempat. Adanya tekanan dari penimbunan dan juga adanya gerakan dari tanah, gambut- gambut tersebut pada akhirnya berubah menjadi batu bara.

Itulah beberapa contoh dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Selain contoh- contoh yang disebutkan di atas, masih banyak lagi contoh dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, seperti logam, tembaga, intan, besi, dan barang tambang lainnya.

Sumber Daya Alam yang Selalu Ada
Jenis yang ketiga dari sumber daya alam menurut sifatnya adalah sumber daya alam yang selalu ada atau sustainable resources. Sumber daya alam jenis ini merupakan sumber daya alam yang tidak pernah habis atau selalu ada di alam. Hal ini terjadi karena sumber daya alam jenis ini mengalami siklus sepanjang masa.

Sumber daya alam jenis inipundapat kita temui dalam kehidupan sehari- hari kita. Beberapa contoh dari sumber daya alam yang selalu ada ini adalah energi sinar matahari, udara, energi pasang- surut air laut, angin, dan lain sebagainya. (baca : manfaat pasang surut air laut)