Ini Kisahku

By On Monday, March 13th, 2017 Categories : Cerita

Semua orang pasti punya sahabat. Begitu juga denganku. Ini kisahku dengan sahabatku. Kisahku yang penuh dengan canda tawa juga kesedihan. Semua kulalui dengan mereka. Ya mereka, sahabat-sahabatku.

“Sasa! Buruan napa?” aku berlari terburu-buru dengan roti di mulutku ketika kedua sohibku sudah meneriakiku berkali-kali. “Tau! Dia udah dijemput eeeh malah yang paling lama,” Sahabatku, Naura mengerucutkan bibirnya. Aku hanya nyengir kuda dan menyamakan langkahku dengan kedua sahabatku. “Ngomong-ngomomg soal sekolah. Hari ini ulangan,” haaah seperti biasa si Jenius di kelasku mulai mengoceh tentang pelajaran. Manda, ketua kelas sekaligus orang jenius di antara kami. Walaupun aku lebih jenius darinya hehehehe.

Kami akhirnya sampai tepat waktu. Ya, tepat waktu saat bel berbunyi. Sialnya guru ipa di kelasku sudah masuk. Dan terlebih lagi, dia menempati posisi pertama di guru paling killer di sekolahku. Wah berarti sekolahku keren ya?. Aku dan kedua sahabatku akhirnya kena hukum menyapu laboratorium IPA, karena terlambat satu menit. Astaga! Hanya satu menit bagaimana jika satu jam? Mungkin aku sudah disuruh menyapu seluruh sekolah. Dengan terpakasa walaupun sedikit ikhlas juga aku, Manda dan Naura melaksanakan hukuman dari ibu Maya, nama guru ipaku.

“Haaaah! Capeeknyaa,” keluh Naura. Aku hanya diam sambil mengipas-ngipas tubuhku dengan tangan. Sedangkan Manda, sibuk berkutat dengan buku IPSnya. Karena sebentar ulangan.

KRIIING!!!
Kami saling berpandang. “IPS!!” pekik kami bertiga. Naura langsung heboh kiri-kanan. Karena dia memang tidak belajar. Sedangkan Manda sangat bersemangat. Aku? Jangan ditanya. Biasa saja, hehehehe. Karena terlalu panik, Naura tak sengaja menyenggol ember berisi air bekas mengepel. Dan… Byurrrr!. Aku dan Manda melongo. “NAURA!!” teriak kami bersama. Aku mengejar Naura yang hanya nyengir kuda sambil berlari. Sedangkan Manda geleng-geleng kepala melihat tingkahku dan Naura juga lantai yang basah dengan air kotor.