Informasi Kesehatan | Batu Ginjal

By On Monday, April 17th, 2017 Categories : Artikel
Gratis Samsung

Batu Ginjal

Batu Ginjal – Nyeri yang timbul menusuk dan seperti diiris-iris, terasa di pinggang atau bagian perut bawah. Kadang-kadang disertai dengan mual dan muntah. Semakin lama nyeri akan menyebar sampai ke lipat paha.
Jika batu cukup besar sehingga sulit keluar, nyeri akan terus berlanjut, karena otot yang ada di dinding saluran kencing berusaha mendorong batu masuk ke dalam kandung kencing. Saat batu bergerak, dapat terjadi luka di dinding saluran kencing. Akibatnya, air kencing akan bercampur darah. Jika batu semakin terdorong dan sudah dekat dengan kandung kencing, penderita biasanya merasa ingin selalu kencing atau perasaan terbakar selama kencing.

Batu Ginjal di dalam saluran kemih (kalkulus uriner) adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri, perdarahan, penyumbatan aliran kemih atau infeksi.
Batu ini bisa terbentuk di dalam ginjal (batu ginjal) maupun di dalam kandung kemih (batu kandung kemih). Proses pembentukan batu ini disebut urolitiasis (litiasis renalis, nefrolitiasis).

Batu bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika batu menyumbat aliran kemih, bakteri akan terperangkap di dalam air kemih yang terkumpul diatas penyumbatan, sehingga terjadilah infeksi.

Jika penyumbatan ini berlangsung lama, air kemih akan mengalir balik ke saluran di dalam ginjal, menyebabkan penekanan yang akan menggelembungkan ginjal (hidronefrosis) dan pada akhirnya bisa terjadi kerusakan ginjal.

Terbentuknya batu bisa terjadi karena air kemih jenuh dengan garam-garam yang dapat membentuk batu atau karena air kemih kekurangan penghambat pembentukan batu yang normal. Sekitar 80% batu terdiri dari kalsium, sisanya mengandung berbagai bahan, termasuk asam urat, sistin dan mineral struvit.

Batu struvit (campuran dari magnesium, amonium dan fosfat) juga disebut “batu infeksi” karena batu ini hanya terbentuk di dalam air kemih yang terinfeksi.

Ukuran batu bervariasi, mulai dari yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang sampai yang sebesar 2,5 sentimeter atau lebih. Batu yang besar disebut “kalkulus staghorn”. Batu ini bisa mengisi hampir keseluruhan pelvis renalis dan kalises renalis.

Agar terhindar dari penyakit batu ginjal, beberapa cara yang disarankan antara lain :

  1. Minum banyak air (8-10 gelas sehari), dengan demikian urin menjadi lebih encer sehingga mengurangi kemungkinan zat-zat pembentuk batu untuk saling menyatu. Dengan minum banyak, air seni biasanya berwarna bening, tidak kuning lagi.
  2. Minum air putih ketika bangun tidur di subuh hari. Hal ini akan segera merangsang kita untuk berkemih, sehingga air seni yang telah mengendap semalamam tergantikan dengan yang baru.
  3. Jangan menahan kencing; kencing yang tertahan dapat menyebabkan urin menjadi lebih pekat, atau infeksi saluran kemih. Urin yang pekat dan infeksi saluran kemih merupakan faktor pendukung terbentuknya batu.
  4. Pola makan seimbang, berolahraga, dan menjaga berat badan tetap ideal
  5. Banyak makan buah alpukat dengan cara: Minum air seduhan tujuh helai daun alpukat dengan ½ gelas air panas setiap pagi dan sore.

Sumber: Gejala Batu Ginjal Wiki Pedia

The Billionaire's Fake Fiancée: An Older Man, Younger Woman Romance, The Freak Show Below (A Kirbie Stone Mystery Book 1), How to Change a Life, Hatchet (Brian's Saga, #1), Her SEAL, In the Palm of Your Hand: A Poet's Portable Workshop, It, Milk and Honey, The X-Variant (The Guardians, #1), Naked in Death (In Death, #1), Being Mortal: Medicine and What Matters in the End, Ice Games (Games, #3), Stories of Your Life and Others, What Alice Forgot, Longing for Home (Longing for Home #1), The Way You Bite, Miffy Rides a Bike, Such a Rush, Promises Part 3 (Bounty Hunters, #3), The Hypnotist's Love Story