Ilmuwan temukan galaksi paling gelap di alam semesta

By On Saturday, February 4th, 2017 Categories : Dunia

Teleskop Gemini di Hawaii adalah teleskop dengan kemampuan terbaik yang dimilik manusia saat ini. Dan baru-baru ini, teleskop sepanjang 8 meter itu berhasil dipakai untuk menemukan galaksi yang paling gelap di alam semesta.

Galaksi itu oleh ilmuwan diberi nama ‘Dragonfly44’ yang letaknya di dekat gugusan bintang Coma atau sekitar 30 tahun cahaya dari Bumi. Guna menemukan Dragonfly44, ilmuwan melakukan observasi selama 6 hari.

Awalnya mereka penasaran karena galaksi Dragonfly44 sangat redup namun memiliki kecepatan tinggi. Redupnya sebuah galaksi menandakan bila ukurannya kecil, alhasil kecepatannya pun seharusnya tidak tinggi. Namun hal itu tidak terjadi di Dragonfly44.

Dragonfly44 diprediksi mempunyai massa sekitar 1 triliun matahari, yang sebetulnya tidak jauh berbeda dari massa galaksi Bima Sakti. Yang membedakan dari galaksi kita, Dragonfly44 99,99 persennya terdiri dari partikel gelap bukan bintang atau planet. Bagi Anda yang masih asing, partikel gelap adalah materi tidak terlihat di alam semesta yang mempunyai gaya gravitasi dan menjaga agar benda-benda di luar angkasa tetap pada tempatnya.

“Kami tidak tahu bagaimana galaksi seperti Dragonfly44 bisa terbentuk,” ujar Roberto Abraham, ilmuwan dari Universitas Toronto selaku co-author dari penelitian tersebut.

Penemuan galaksi Dragonfly44 sendiri diharapkan bisa membantu ilmuwan memahami partikel gelap atau ‘dark matter’. Memang, meskipun sudah bisa mendefinisikan partikel gelap, masih banyak hal yang tidak diketahui ilmuwan soal materi penyusun terbesar alam semesta itu.