Hukum kekekalan energi kalor

By On Sunday, September 28th, 2014 Categories : Sains

Hukum kekekalan energi kalor – Ilmuwan yang pertama kali mengemukakan bahwa kalor merupakan salah satu bentuk energi adalah Julius Robert Mayer (1814-1878) dari jerman, yang sekitar tahun 1840an bekerja sebagai Dokter Kapal pada angkatan laut hindia belanda di surabaya.

Mayer mengamati bahwa darah pasien orang-orang di Jawa berwarna lebih merah terang dibandingkan dengan darah pasiennya dari eropa.

Ini berarti bahwa darah penduduk daerah tropis mengandung lebih banyak oksigen. Mayer menyimpulkan bahwa didaerah tropis diperlukan lebih sedikit pembakaran makanan untuk menjaga agar suhu tubuh constant, dan panas daripada pembakaran makanan itu lebih banyak dipakai untuk melakukan kerja dari individu.

Jika ternyata panas dapat di ubah menjadi kerja, hal ini berarti bahwa ke- duanya merupakan bentuk energi. Mayer mempublikasikan pemikiran itu tatkala ia kembali ke eropa tahun 1842

Baca Juga

Prilly Latuconsina Datang ke Premiere Film Danur, Netizen Malah Salfok dengan Dadanya

Seramnya Film Horor Danur 2017

Ngerinya Serangan Terror di Westminster

Bahaya Skinny Jeans Yang Wajib Kamu Tau!!

Penampakan Wajah Seram di Bendungan

Article / informasi tentang Hukum kekekalan energi kalor yang disadur dari berbagai sumber yang ada di internet. Semoga informasi mengenai Hukum kekekalan energi kalor yang sedikit ini dapat berguna dan bermanfaat untuk Anda khususnya, dan untuk semua pembaca yang tengah mencari pembahasan tentang Hukum kekekalan energi kalor pada umumnya.