Hubungan antara Struktur Sosial dengan Mobilitas Sosial

By On Thursday, March 2nd, 2017 Categories : Artikel

Seperti yang dijelaskan di atas bahwa  mobilitas sosial merupakan perpindahan status atau kedudukan dari satu lapisan ke lapisan yang lain. Perpindahan tersebut terjadi dalam suatu struktural sosial yang berdimensi vertikal, artinya mudah tidaknya seseorang melakukan mobilitas sosial tergantung dari struktur sosial masyarakat.

Mobilitas Sosial dalam Sistem Stratifikasi Sosial Terbuka

Masyarakat yang memiliki sistem stratifikasi sosial terbuka memberi kesempatan pada para anggotanya untuk melakukan mobilitas sosial vertikal yang terjadi dapat berupa sosial climbing ataupun sinking.

Dalam sistem stratifikasi sosial yang terbuka memungkinkan setiap anggota masyarakat bersifat aktif dan kreatif dalam melakukan perubahan-perubahan untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Prinsip umum mobilitas sosial dalam masyarakat yang menganut stratifikasi terrbuka adalah sebagai berikut:

  1. Tidak ada satu pun masyarakat yang mutlak tertutup terhadap mobilitas sosial vertikal.
  2. Keterbukaan apapun suatu masyarakat terhadap mobilitas sosial, terkadang tetap ada hambatan-hambatan.
  3. Setiap masyarakat pasti memiliki tipe mobilitas sosial vertikal sendiri, tidak ada tipe yang berlaku umum bagi setiap masyarakat.
  4. Laju mobilitas sosial disebabkan oleh faktor ekonomi, politik, dan pekerjaan yang berbeda-beda.
  5. Mobilitas sosial yang disebabkan oleh faktor ekonomi, politik, dan pekerjaan, tidak menunjukkan adanya kecenderungan yang kontinu tentang bertambah atau berkurang laju mobilitas sosial.

Mobilitas Sosial dalam Sitem Stratifikasi Sosial yang Tertutup

Pada masyarakat yang menganut sistem stratifikasi sosial tertutup kemungkinan terjadinya mobilitas sosial vertikal sangat kecil. Hal ini terjadi karena masyarakatnya lebih mengutamakan nilai-nilai tradisional.

Contohnya, masyarakat suku Baduy Dalam. Mereka lebih memilih menjaga nilai-nilai tradisional dan menolak adanya perubahan. Dari uraian diatas, jelas terdapat hubungan antara mobilitas sosial yang terjadi pada seseorang atau sekelompok orang dengan struktur sosial masyarakat tempat seseorang atau sekelompok orang tersebut berada.