Hipertensi Esensial: Komplikasi dan Penyulit Dalam Kehamilan

By On Thursday, October 7th, 2010 Categories : Sains

a. Hipertensi esensial
(Hipertensi Esensial: Komplikasi dan Penyulit Dalam Kehamilan) – Hipertensi esensial adalah kondisi permanen meningkatnya tekanan darah dimana biasanya tidak ada penyebab yang nyata. Kadanng-kadang keadaan ini dihubungkan dengan penyakit ginjal, phaeochromocytoma atau penyempitan aorta, dan keadaan ini lebih sering muncul pada saat kehamilan.
Wanita hamil dikatakan mempunyai atau menderita hipertensi esensial jika tekanan darah pada awal kehamilannya mencapai  140/90 mmHg. Yang membedakannya dengan preeklamsia yaitu factor-faktor hipertensi esensial muncul pada awal kehamilan, jauh sebelum terjadi preeklamsia, serta tidak terdapat edema atau proteinuria.
Selama trimester ke II kehamilan tekanan darah turun di bawah batas normal, selanjutnya meningkat lagi sampai ke nilai awal atau kadang-kadang lebih tinggi.  Setelah UK 18 minggu lebih sulit hipertensi esensial dari pre eklamsia.

Penatalaksanaan:
Wanita dengan hipertensi esensial harus mendapat pengawasan yang ketat dan harus dikonsultasikan pada dokter untuk proses persalinannya.  Selama tekanan darah ibu tidak meningkat sampai 150/90 mmHg berarti pertanda baik.  Dia dapat hamil dan bersalin normal tetapi saat hamil dianjurkan untuk lebih banyak istirahat dan menghindari peningkatan berat badan terlalu banyak.  Kesejahteraan janin dipantau ketat untuk mendeteksi adanya retardasi pertumbuhan.  Kehamilan tidak dibolehkan melewati aterm karena kehamilan postterm meningkatkan risiko terjadinya insufisiensi plasenta janin.  Jika perlu, dapat dilakukan induksi apabila tekanan darah meningkat atau terdapat tanda-tanda Intra Uterine Growth Retardation (IUGR).
Merupakan pertanda kurang baik jika tekanan darah sangat tinggi.  Jika ditemukan tekanan darah  160/100 mmHg, harus dirawat dokter di rumah sakit.  Obat-obat antihipertensi dan sedative boleh diberikan untuk mengontrol tekanan darah.  Anamnesa juga diperlukan untuk mengeluarkan ibu dari pre eklamsia.  Kandungan catecholamine atau vanilmandelic acid (VMA) biasanya diukur karena hipertensi yang berat mungkin disebabkan karena Pheochromacytoma atau tumor pada ginjal.
Keadaan ibu mungkin berkembang menjadi Pre Eklamsia atau mengalami abrupsio plasenta (plasenta Pecah); kadang-kadang gagal ginjal merupakan komplikasi.  Jika tekanan darah sangat tinggi, 200/120 mmHg atau lebih, mungkin terjadi perdarahan otak atau gagal jantung.
Janin juga berisiko, karena kurangnya sirkulasi plasenta, yang dapat menyebabkan kejadian Intra Uterine Growth Retardation (IUGR) dan hipoksia.
Jika tekanan darah tidak dapat dikendalikan atau terdapat tanda-tanda IUGR atau hipoksia, dokter dapat menghindari risiko yang serius dengan mempercepat persalinan.  Hal ini dapat dilakukan dengan menginduksi persalinan, atau jika keadaan berbahaya atau lebih akut, atau meningkat pada awal persalinan, persalinan dapat dilakukan dengan cara Sectio caesarea.

Article / informasi tentang Hipertensi Esensial: Komplikasi dan Penyulit Dalam Kehamilan yang disadur dari berbagai sumber yang ada di internet. Semoga informasi mengenai Hipertensi Esensial: Komplikasi dan Penyulit Dalam Kehamilan yang sedikit ini dapat berguna dan bermanfaat untuk Anda khususnya, dan untuk semua pembaca yang tengah mencari pembahasan tentang Hipertensi Esensial: Komplikasi dan Penyulit Dalam Kehamilan pada umumnya.

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10