Hands-on Xiaomi Mi 6

By On Monday, April 24th, 2017 Categories : Teknologi
Gratis Samsung

Xiaomi sudah merampungkan kewajibannya melahirkan smartphone flagship tahun ini. Xiaomi menghadirkan Mi 6 sebagai jawaban atas hadirnya sederet smartphone flagship dari kubu pesaing. Mereka adalah LG G6, Samsung Galaxy S8, dan Huawei P10.

Seperti kebiasaan selama ini, Xiaomi Mi 6 bakal dibanderol dengan harga sangat terjangkau, mulai US$350. Harga tersebut hanya setengah dari harga flagship pesaing. Lalu, apakah harga yang ditawarkan sebanding dengan apa yang ditawarkan? Simak pengalaman kami bertatap muka dengannya.

Bahasa desain konvensional
Sempat beredar gambar render yang menunjukkan Mi 6 bakal mengusung desain bezel-less. Tapi nyatanya, bentuk asli Mi 6 terlihat konvensional. Smartphone berlayar 5,15 inci memiliki bagian depan yang lazim.

Jidat dan dagunya cukup tebal. Sementara aspek rasio layarnya pun normal, yakni 16:9, tidak memanjang seperti Galaxy S8 atau G6. Ya, bisa disimpulkan, Mi 6 lebih mirip Huawei P10. Pertanyaannya, apakah desainnya jelek?

Bagi kami, wujud Xiaomi Mi 6 masih tetap terlihat menarik, terlebih dengan pilihan warna mentereng seperti biru atau adanya versi khusus seperti Ceramic Edition atau Silver Edition. Sisi belakang Mi 6 pun terlihat bling-bling. Tapi kelemahannya, bodi belakangnya ini sangat mudah terceplak sidik jari.
Dua perubahan desain signifikan

Walau pun secara kasat mata desain Mi 6 masih mirip dengan Mi 5, namun sebenarnya ada perubahan yang dilakukan oleh Xiaomi. Berkaca dari ringkihnya bodi Mi 5 yang gampang patah, kali ini Xiaomi menggunakan rangka stainless yang jauh lebih kuat.

Selain itu, ada perubahan lain yang dihadirkan, namun kami tidak begitu menyukainya. Perubahan yang dimaksud adalah hilangnya jack audio 3,5 mm. Xiaomi beralasan hal ini dilakukan guna menghadirkan kemampuan splash resistant serta baterai besar (3.350 mAh) pada bodinya yang ramping.

Hardware ngebut
CPU Snapdragon 835, GPU Adreno 540, dan RAM 6 GB. Ketiga hardware tersebut sudah bisa menggambarkan bagaimana ngebutnya performa Xiaomi Mi 6. Kami pun sempat menjajal performanya dengan melakukan benchmark (AnTuTu). Mi 6 menorehkan skor 180 ribu poin.

Skor ini lebih tinggi dari rata-rata skor smartphone dengan CPU Snapdragon 821. Selain menguji dengan benchmark, kami juga sempat menjalankan beberapa game HD dengan grafis wah seperti Space Marshals 2 dan Afterpulse. Frame per second yang dihasilkan bisa dibilang sempurna.

Kamera mirip iPhone 7 Plus
Xiaomi menyematkan konfigurasi dual-camera utama pada Mi 6. Kamera ini sama-sama beresolusi 12 MP. Bedanya, kamera yang kiri memiliki focal length 27 mm, aperture f/1.8, dan 4-axis OIS. Sedangkan kamera di sebelah kanan memiliki focal length 52 mm dan aperture f/2.6 yang berfungsi untuk memotret 2x digital zoom.

Kombinasi kedua kamera ini juga memungkinkan pengguna untuk memotret dengan mode portrait. Mode ini berguna untuk memotret dengan efek bokeh atau blur. Setelah kami coba, hasilnya pun impresif dan bisa disejajarkan dengan portrait mode milik iPhone 7 Plus.

Broken Hill Bears: Boxed Set (Books 1-3): Bear Shifter Romances, Weddings, Receptions, and Murder: A Craft Circle Cozy Mystery, Cécile is Dead, Why Mosquitoes Buzz in People's Ears, Dividing Eden (Dividing Eden, #1), Manifest Destiny, Vol. 1: Flora & Fauna, This Is My Home, This Is My School, Serena, El enojo de Wiracocha, Fate Hates (Twist of Fate Book 1), Dear Mr. Turner (Mail-Order Bride Ink, #2), The Elite (The Selection, #2), Takdir Untuk Aku, LaClaire Nights: An After Hours Novel (After Hours Series), Sex Criminals, Vol. 1: One Weird Trick, The Devil in Her Way (Maureen Coughlin, #2), Toyota Production System: Beyond large-scale production, Billionaire Unknown: Blake, The Haunting of Hill House, Ydris – kniha první (Odkaz tastedarů, #1)