Fungsi kelenjar hipofisis Pituitari

By On Tuesday, February 21st, 2017 Categories : Sains

Terletak di dasar otak, kelenjar hipofisis mengeluarkan hormon yang memasuki aliran darah, dan mengatur fungsi kelenjar endokrin lainnya dalam tubuh, dan karenanya juga disebut sebagai “master gland”.

Fungsi kelenjar ini terdiri dari dua bagian kerja: hipofisis anterior, dan hipofisis posterior. Bagian anterior adalah bagian depan dan bagian yang lebih besar, dan bertanggung jawab untuk melepaskan sebagian besar hormon. Bagian posterior bagian belakang. Ini adalah kecil dan tidak menghasilkan hormon sendiri, tetapi mereka menyimpan disekresi oleh hipotalamus. Salah satu fungsi penting dari hipotalamus adalah untuk mengontrol kelenjar pituitari. Singkatnya, sebuah koalisi hipotalamus dan kelenjar pituitary, mengontrol kelenjar endokrin lainnya, dan banyak fungsi lainnya dalam tubuh.

Pituitari Anterior 

Juga dikenal sebagai adenohypophysis, hipofisis anterior melakukan fungsi berikut:

• Ini mengeluarkan hormon adrenokortikotropik (ACTH), yang diperlukan untuk merangsang korteks adrenal untuk memproduksi kortisol. Kortisol sangat penting untuk proses yang meliputi fungsi kekebalan tubuh, metabolisme, manajemen stres, regulasi kadar gula darah, mengontrol tekanan darah, dan tanggapan anti-inflamasi.

 • Ia melepaskan thyroid-stimulating hormone (TSH). Seperti namanya, hormon ini merangsang kelenjar tiroid untuk membuat hormon sendiri, yang penting untuk mengendalikan tingkat metabolisme tubuh. Hormon-hormon ini termasuk tiroid triiodothyronine (T3) dan tiroksin (T4).

• Ini mengeluarkan hormon pertumbuhan (GH) untuk merangsang pertumbuhan dan reproduksi sel, dan regenerasi pada manusia dan hewan lainnya.

• Ini mengeluarkan prolaktin. Hormon ini sangat penting untuk membuat ASI selama kehamilan dan setelah melahirkan. Pelepasan hormon ini ke dalam aliran darah tergantung pada permintaan untuk ASI. Ketika seorang wanita menyusui, kadar prolaktin nya akan tetap tinggi. Pada ibu yang tidak menyusui setelah melahirkan, kadar prolaktin kembali normal. Prolaktin juga hadir pada pria dan wanita tidak hamil, tapi dalam jumlah kecil.

• Ia melepaskan follicle-stimulating hormone (FSH). Pada wanita, hormon ini memainkan peran telur matang dilepaskan selama ovulasi. Pada pria, itu mengatur produksi sperma.

• Ia melepaskan hormon yang disebut luteinizing hormone (LH). Pada wanita, setelah telur matang, peluncurannya dari ovarium dipicu oleh LH. Pada pria, hormon ini mengontrol produksi testosteron, yang diperlukan untuk produksi sperma.

Catatan: Pada beberapa hewan, antara hipofisis anterior dan posterior, terdapat apa yang dikenal sebagai lobus menengah. Hal ini juga hadir pada manusia, tetapi hanya sebagai lapisan sel antara dua bagian, bahkan, itu tetapi bagian dari dikaitkan sebagai hipofisis anterior. Bagian ini menengah dikenal untuk menghasilkan melanosit-stimulating hormone (MSH). Walaupun peran hormon ini pada manusia tidak secara khusus diketahui, diyakini memicu hiperpigmentasi, jika dilepaskan dalam jumlah yang tinggi.

Kelenjar Pituitary berlabel Diagram

Diagram Kelenjar Pituitary berlabel

Hipofisis Posterior

Juga dikenal sebagai neurohypophysis, fungsi pituitari posterior sebagai reservoir semata hormon yang disekresi oleh hipotalamus, yang meliputi hormon antidiuretik (ADH) dan oksitosin.

Pages: 1 2

  • Tips Agar Flu Pilek Cepat Sembuh
  • Ribuan warga saksikan peresmian air mancur terbesar di Asia Tenggara
  • Bali Punya Air Terjun Kuning Yang Indah
  • Ini Dia 4 Nama Hacker Terbaik dan Paling Ditakuti di Indonesia
  • Simak Sejarah Teknik Pelurusan Rambut di Dunia
  • Kia Indonesia Berhenti Jual Carens