Fungsi Indera Pencium Dan Indera Pendengar

By On Friday, February 24th, 2017 Categories : Sains

Indra pembau atau penciuman berupa kemoreseptor yang terdapat di permukaan dalam hidung. Telinga terdiri dari tiga bagian yaitu sebagai berikut. Indra pembau berupa kemoreseptor yang terdapat di permukaan dalam hidung, yaitu pada lapisan lendir bagian atas. Bagian yang berperan sebagai kemoreseptor pada hidung yaitu sel olfaktori.

Di dalam sel-sel olfaktori terdapat sekumpulan silia yang mampu mendeteksi partikel-partikel gas pembawa bau dari udara. Partikel ini akan larut dalam lapisan mucus pada rongga hidung dan menimbulkan sensasi bau. Indra pembau dan pengecap saling bekerja sama untuk meningkatkan selera makan.

Indra pendengar (Telinga)

a. Struktur telinga

Telinga terdiri dari tiga bagian yaitu sebagai berikut.

1. Telinga luar, yang terdiri dari daun telinga dan liang telinga yang berfungsi membantu mengonsentrasikan gelombang suara.
2. Telinga tengah, terdiri dari sebagai berikut.
a. Membran timpani (selapu gendang), berfungsi menerima gelombang bunyi.
b. Tulang-tulang pendengaran, antara lain tulang martil (os maleus), tulang landasan (os inkus), dan tulang sanggurdi (os stapes) yang berfungsi meneruskan vibrasi ke jendela oval.

c. Saluran eustachius yang berfungsi menyeimbangkan tekanan udara antara telinga tengah dan telinga luar.

telinga

3. Telinga dalam, terdiri dari sebagai berikut.

a. Jendela oval, berfungsi sebagai penghubung telinga tengah dan telinga dalam.

b. Jendela melingkar, berfungsi sebagai resptor suara.

c. Koklea (rumah siput), berfungsi sebagai reseptor untuk gerakan kepala.

d. Saluran semisirkuler dan utrikulus, berfungsi sebagai reseptor gravitasi.

e. Membran basiler, berfungsi meneruskan vibrasi.

f. Organ korti, berfungsi sebagai tempat terdapatnya sel reseptor suara berbentuk rambut.

g. Membran tektorial, berfungsi meneruskan vibrasi ke organ korti.

b. Mekanisme pendengaran

Mekanisme pendengaran secara skematis sebagai berikut.
Getaran suara ? daun telinga ?saluran pendengaran ? membran timpani ? tulang martil ? tulang landasan ? tulang sanggurdi ? jendela oval ? cairan koklea ? ujung saraf auditori ? otak (lobus temporalis) ? persepsi udara.

c. Alat keseimbangan (ekuilibrium)

Telinga berfungsi juga sebagai alat keseimbangan, yaitu alat deteksi posisi tubuh yag berhubungan dengan gravitasi dan gerak tubuh. Alat keseimbangan terdiri dari beberapa bagian sebagai berikut.

1. Vestibulum, terdiri dari sakulus dan utrikulus.

2. Saluran semisirkuler mempunyai dasar menggembung, disebut ampula yang mengandung sel-sel rambut kecil bersilia dan berfungsi sebagai reseptor yang disebut krista.