Fungsi amnion pada Manusia

By On Saturday, February 25th, 2017 Categories : Sains

Amnion adalah selaput tipis yang membentuk kantung ketuban. Hal ini diperlukan untuk melindungi saat embrio berkembang dalam seorang ibu selama kehamilan. Artikel ini membahas amnion dan fungsinya.

Pengantar

Kehamilan adalah periode waktu di mana seorang anak matang dalam rahim ibu. Periode ini sangat penting bagi perkembangan janin (anak belum matang dalam ibu). Selama waktu ini, janin harus dilindungi dari lingkungan internal tubuh ibu, dan ini dicapai dengan berbagai cara.

Salah satu bentuk utama dari perlindungan kantung ketuban, yang merupakan kantung pelindung dan cairan yang mengelilingi janin dan mencegah kerusakan. Membran yang membentuk kantung ini dikenal sebagai amnion, dan dalam Artikel ini, kita akan membahas fungsi membran ini karena membantu melindungi janin.

Fungsi amnion

Amnion adalah sesuatu yang tangguh, selaput tipis yang mengelilingi janin yang sedang berkembang pada mamalia, reptil, dan burung. (Untuk tujuan artikel ini, kita akan membahas amnion pada manusia.) Dalam tubuh manusia, amnion awalnya berkembang di luar janin dan berada dalam kontak dengan anak yang sedang berkembang.

 Setelah minggu keempat perkembangan, cairan mulai membangun di kantung ketuban. Cairan ini melintasi amnion dari darah ibu, dan pada awalnya hanya berisi air dan garam. Seiring waktu, cairan ketuban akan mulai menumpuk protein, lemak, dan gula yang diperlukan untuk nutrisi.

Jumlah cairan yang terakumulasi di bagian dalam amnion akan meningkat seiring dengan kemajuan perkembangan. Amnion akan mengatur pembuangan sampah material dan masukan nutrisi. Peningkatan cairan juga akan memungkinkan bagi bayi untuk bergerak di dalam rahim tanpa cedera.

Pada akhir kehamilan, jumlah cairan yang ditemukan dalam amnion akan meningkat ke titik membelah membran. Ini adalah apa yang biasa kita sebut sebagai ‘pemecahan air.’ Pada titik ini, si ibu biasanya akan masuk persalinan dan kehamilan yang akan mendekati penutupan.

Ringkasan

Amnion adalah, membran tipis yang tangguh yang melindungi seorang anak berkembang. Hal ini memungkinkan untuk nutrisi untuk mencapai janin dan limbah yang akan dihapus. Cairan ketuban ditemukan dalam amnion, dan akan memberikan perlindungan bagi anak berkembang sampai saatnya untuk mengakhiri kehamilan.