Fisika: Elemen Volta yang dapat menciptakan arus listrik

By On Monday, April 17th, 2017 Categories : Sains

ELemen Volta terdiri dari bejana kaca yang berisi larutan asam sulfat encer. Di dalam larutan asam sulfat encer dicelupkan lempeng tembaga dan lempeng seng. Ujung lempeng yang menonjol ke luar bejana disebut kutub elemen.

Potensial tembaga lebih tinggi daripada potensial seng. Oleh karena itu, ujung lepeng seng menyatakan kutub negatif.

Bila kutub positif dan kutub negatif elemen Volta dihubungkan dengan sepotong penghantar, arus akan mengalir melalui elemen tersebut. Sesaat setelah arus mengalir, timbul gelembung gas yang melekat pada lempeng tembaga. Gelembung gas menghalangi perpindahan muatan sehingga arus listrik berhenti mengalir.
Supaya arus listrik mengalir kembali, maka gelembung gas harus dihilangkan setiap kali muncul. Tentu saja, hal ini sangat menyulitkan. Itulah sebabnya, elemen volta tidak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Beda potensial antara kedua kutub elemen Volta kira-kira 1,5 Volt.

Recipe for Desire (Desire, Oklahoma, #11), The Perks of Being a Wallflower, Harvest: Unexpected Projects Using 47 Extraordinary Garden Plants, White Heart, Dog Man (Dog Man #1), Too Complicated (The Lewis Cousins, #2), I Just Want You, Da Terra à Lua - À Volta da Lua, The Lost Planet (Lost Starship #6), The Amber Shadows, In the Snows of Haz (Heart of the World, #1), The Catcher in the Rye, Slaughterhouse-Five, Good Masters! Sweet Ladies!: Voices from a Medieval Village, Knocking Boots: A Sexy Standalone Contemporary Romance, The Takedown, Blood (Evil Dead MC, #7), Phases: The Spiritual Rhythms of Adult Life, The Catcher in the Rye, The Negotiator