Dikejar Maut

By On Monday, March 13th, 2017 Categories : Cerita

Malam itu sangat sepi, sekitar pukul 20:45 malam. Semua orang kelihatannya sudah tidur, buktinya semua pintu dan jendela terkunci rapat. Sunyi tanpa suara, begitupun malam, tak ada angin, ataupun suara apapun kecuali suara motor yang melintasi di sekitar gang Mewah. Motor itu dikendarai oleh Alfond, melewati rumah yang mewah berbaris-baris sesuai dengan nama gangnya. Alfond sendiri tak mau pergi sendirian di malam hari saat itu, tapi ia harus mengantar pesanan kue seorang pemilik rumah mewah yang ada di gang ini. Suasana sepilah yang mendukung untuk menjadikan tempat ini tempat yang mengerikan.

Laju sepeda motornya laju sekali, si pelanggan meminta agar kue diantar pada satu hari sebelum kue itu digunakan, padahal ia baru memesannya tadi pagi. Dengan baju singlet putih dan dan celana pendek dipacu sepeda motornya melewati jalan gang. Tanpa angin cuaca sangat panas, ia baru saja selesai latihan band. Begitu pulang, ia melepaskan kausnya dan mengganti celananya. Dan merebahkan diri di kasur dan tertidur. Setengah jam kemudian ibunya menyuruh Alfond untuk mengantarkan kue pesanan karena kakaknya dan ayahnya sedang pergi.

Alfond masuk pada jalan yang kecil dan gelap yang di ujung jalan ada rumah si pembeli. Dengan segara ia mengantarkan kuenya dan mengambil uang pembayaran dan kembali ke motornya, tapi langkahnya terhenti saat melihat seseorang yang duduk di atas motornya, lelaki berbadan besar dan kepalanya tertutup dengan topeng ski hitam. Alfond memang hendak menegurnya, namun sebilah parang di tangannyalah yang membuat Alfond berpikir dua kali, ia memilih duduk dan menunggu di belakang tiang dalam jalan yang gelap itu.

Satu jam lamanya ia menunggu, sampai pada saat ada lelaki yang berjalan melewati lelaki yang memegang parang itu,
“hei, sini kamu! Berikan uangmu!” bentak pembegal pada lelaki yang lewat tadi. Lelaki tadi hanya menggelengkan kepalanya dan berlari menjauh, pembegal marah dan langsung mengejarnya, Alfond yang melihat kejadian itu langsung berlari ke motornya dan segera menyalakannya. Namun, kejadian tak selancar yang dibayangkan, motor itu mogok dan harus diengkol. “ayo, ayo!” kata Alfond sambil mengengkol motornya.

Tiba-tiba terdengar suara teriakan dari jauh, dan terlihat pembegal itu kembali sambil membawa parang penuh darah. Segera Alfond memperkuat tenaganya, sehingga akhirnya motor itu menyala. Mendengar suara motor menyala, pembegal itu segera berlari kepada Alfond. Segera Alfond melajukan motornya pergi, sempat ia melihat ke belakang karena pembegal itu mengejarnya dan braak!! Motornya menabrak tembok yang di bawahnya ada batu besar, Alfond terjatuh.

Karena pembegal sudah dekat ia memilih lari ke proyek pembangunan dan bersembunyi di belakang gundukan pasir. Si pembegal tetap mengejar dan berhenti di depan bangunan yang belum selesai dibangun itu. Dipukulnya tembok dan memotong tiang. Dan mulai terdengar lagi suara orang-orang yang beramai-ramai datang membawa banyak benda tajam, pembegal langsung lari ke gundukan pasir tempat Alfond bersembunyi, sontak Alfond terkejut melihatnya dan segera berlari sambil diikuti pembegal masuk ke dalam rumah yang belum jadi.

Sampailah Alfond pada ujung rumah. Pembegal mengayunkan parangnya dan melukai lengan Alfond dan kakinya. Saat pembegal mengayunkan parangnya Alfond menghindar dan mengenai tembok sehingga menjadi berlubang, Alfond segera keluar lewat lubang itu dan memberitahu orang-orang kalau pembegak itu ada di dalam rumah itu.

Pembegal itu tertangkap, dan Alfond diantar pulang dan dibantu membawa pulang motornya. Tapi ada yang aneh, kata ketua RW bahwa belakangan ini banyak sekali kejadian pembunuhan di sekitar gang Mewah. Namun setelah pembegal itu tertangkap ia tidak menunjukkan tanda identitas apapun. Orang yang tidak dikenal, mungkin Alfond nyaris jadi korbannya.

“Harap semua untuk tidak keluar di malam hari lewat pukul 20:50 dikarenakan si pembegal telah lari dari lapas. Demi keamanan semua tidak meninggalkan barang berharga diluar pada jam tersebut.” Begitu pengumumannya yang dikatakan oleh ketua RW. Dikatakan dia mengincar orang lain setelah Alfond.

Apa setelah Alfond, kamu akan menjadi korban sesungguhnya selanjutnya? LIHAT SAJA!!!!

Pesan pembegal yang diminta dipublikasikan.

29692939, 29692940, 29692941, 29692942, 29692943, 29692944, 29692945, 29692946, 29692947, 29692948, 29692949, 29692950, 29692951, 29692952, 29692953, 29692954, 29692955, 29692956, 29692957, 29692958, 29692959, 29692960, 29692961, 29692962, 29692963, 29692964, 29692965, 29692966, 29692967, 29692968, 29692969, 29692970, 29692971, 29692972, 29692973, 29692974, 29692975, 29692976, 29692977, 29692978