Daur Biogeokimia Fosfor

(Biogeokimia: Daur Biogeokimia Fosfor) – Fosfor merupakan bahan pembentuk tulang pada hewan.

Semua mahluk memerlukan fosfor sebagai pembentuk DNA, RNA, protein, energi (ATP), dan senyawa organik lainnya. Daur fosfor lebih sederana dari pada daur lainnya karena tidak melibatkan atmosfer.

Di alam daur fosfor sebagai berikut:
Di dalam tanah mengandung fosfat anorganik yang dapat diserap oleh tumbuhan. Kemudian tumbuhan dimakan oleh konsumer sehingga fosfor berpindah ke hewan.

Tumbuhan dan hewan mati, feses, dan urinnya akanterurai menjadi fosfat organik. Oleh bakteri fosfat tersebut diubah menjadi fosfat arorganik yang dapat diserap tumbuhan. Dan seperti biasa akan terulang.

Daur Biogeokimia Fosfor

Tags:

, , ,
1. Kelelawar Ciri-ciri kelelawar sayapnya terbuat dari kulit yang tipis,tiap sayap terdapat cakar berfungsi untuk bergelantung di gua atau dahan pohon Dapat mengeluarkan bunyi berfrekuensi tinggi berfungsi untuk memperkirakan jauh dekatnya jarak makanan atau rintangan Memiliki kemampuan ekolokasi yaitu kemampuann memperkirakan jarak suatu benda dengan mendengarkan gema pantulan bunyi 2. Cicak Mempunyai telapak kaki yang @more..
Awal Mula Suku Bugis – Bugis adalah suku yang tergolong ke dalam suku-suku Deutero Melayu. Masuk ke Nusantara setelah gelombang migrasi pertama dari daratan Asia tepatnya Yunan. Kata “Bugis” berasal dari kata To Ugi, yang berarti orang Bugis. Penamaan “ugi” merujuk pada raja pertama kerajaan Cina yang terdapat di Pammana, Kabupaten Wajo saat ini, yaitu @more..
TKJ – Topologi adalah cara menghubungkan komputer atau terminal-terminal dalam suatu jaringan Jenis-jenis topologi jaringan: 1. Topologi star network Topologi Jaringan ini adalah node (station) berkomunikasi langsung dengan stasiun lain melalui pusat node(hub/switch).Data mengalir dati node ke pusat node dan diteruskan ke node(stasiun) tujuan. Jika salah satu segmen kabel putus, jaringan lain tidak akan terputus. @more..
Pengertian Metode Resitasi Kegiatan belajar mengajar di sekolah merupakan fungsi pokok dan usaha yang paling strategis guna mewujudkan tujuan intruksional yang diembang oleh lembaga tersebut. Dalam rangka pelaksanaan fungsi dan tugas instruksional itu diperlukan tenaga pengelola yang terampil dan profesional, karena di tangan para gurulah terletak kemungkinan berhasil atau tidaknya tujuan pendidikan di sekolah. Kegiatan @more..