Cup Cake Untuk Anna

By On Monday, March 13th, 2017 Categories : Cerita

Namaku Carissa. Tiga hari lagi ulang tahun sahabatku. Annabella atau akrab dipanggil Anna. Aku ingin memberikan hadiah pada Anna karena waktu aku ulang tahun Anna memberikan aku kado sebuah boneka lucu. Aku ingin membelikan handphone yang Anna idam-idamkan, tapi, aku mana punya uang? Kalau aku minta uang sama Dad, aku gak mau. Aku gak mau merepotkan Dad.

Aku meminta usul pada Kak Clarista. Siapa tahu Kak Clarista bisa memberikan aku ide.
Aku menghampiri Kak Clarista yang tengah menonton drama Korea. Aku duduk di samping Kak Clarista.
“Kak, sahabat Kakak siapa saja, sih?” aku mulai basa-basi.
“Ehm, banyak! Diantaranya Sesil sama Kina.” jawab Kak Clarista. “Emangnya kenapa, Sa?” tanya Kak Clarista.
“Eh, ehm… Kakak pernah enggak kasih kado waktu mereka ulang tahun?” tanyaku.
“Pernah, waktu Kak Sesil ulang tahun Kakak kasih dia kado hamster, kebetulan dia itu suka hamster, kalau Kak Kina waktu itu Kakak beliin pernak-pernik, mulai dari bandana, anting, kalung, gelang, jam tangan, sama cincin, semuanya warna silver, kesukaan dia.” jawab Kak Clarista.
“Yah… mahal semua!” ujarku.
“Loh, memangnya kenapa?” tanya Kak Clarista kepo.
“Tiga hari lagi sahabatku Anna ulang tahun. Aku ingin kasih dia kado, tapi, aku tidak punya uang. Jatah jajan mingguanku sudah mau habis, sementara ulang tahunnya tiga hari lagi,” ujarku sedih.
“Tidak usah beli juga bisa, kok! Kamu bisa membuat sebuah rajutan, makanan atau puisi. Nanti, setelah kamu punya uang kamu bisa membelikan hadiah. Tidak ada hadiah, pun, tidak apa-apa, yang penting do’a,” ujar Kak Clarista.
“Apa, Kakak pernah melakukan hal itu?” tanyaku.
“Pernah, waktu itu sahabat Kakak namanya Kak Siska, dia ulang tahun, tapi, waktu itu Kakak gak punya uang banyak, terus Kakak traktir dia gorengan aja. Eh, dia kesenangan, walau gak seberapa tapi Kak Siska lihat dari tulusnya. Nah, waktu Kakak punya uang baru Kakak belikan dia dress,” ujar Kak Clarista panjang lebar.
“Ouh… Kalau gitu aku mau bikinin dia cup cake, tapi, Kakak bantuin, ya!” ujarku memelas.
“Boleh, tapi kita harus siapin bahan-bahannya dulu, baru bikin! Tapi, kan, tiga hari lagi Anna baru ulang tahun, mendingan kamu kasih cup cakenya waktu hari ulang tahunnya, jadi bikin cup cakenya pagi-pagi. Anna, kan, ulang tahunnya hari Minggu!” jelas Kak Clarista.
“Oke! Terimakasih, ya, Kak Clarista!” aku berterimakasih lalu pergi ke kamar.

Pagi sekali aku terbangun, tepatnya jam 04.00 shubuh. Aku nyalakan lampu dan melihat kalender, tanggal 3 April. O, ya, 3 April adalah hari ulang tahun Anna. Aku teringat pada cup cake untuk hadiah Anna. Aku berlari ke kamar Kak Clarista.
“Kak!!! Kakak bangun!” ujarku sambil menggoncang-goncangkan tubuk Kak Clarista.
“Apa, sih, Sa! Masih pagi, nih! Gak salah?” Kak Clarista mengigau.
“Ish!!! Kakak enggak ingat janji Kakak?” tanyaku sebal.
“Upssy! Ingat, kok! Huaaahm!!!” jawab Kak Clarista beranjak bangun lalu menguap.

Setelah mandi, gosok gigi, dan berpakaian rapi aku dan Kak Clarista menuju dapur. Aku menggunakan celemek berwarna ungu bertuliskan I Love Cooking, dan Kak Clarista memakai celemek berwarna hijau yang bergambar gadis imut sedang memasak.
Tiba-tiba Dad datang.
“Ada apa pagi-pagi begini sudah sibuk di dapur?” ujar Dad yang baru bangun.
“Memang kenapa, Dad? Jangan menghina kalau kita sering bangun siang, ya!” candaku sambil bertolak pinggang.
“Tidak Sayang! Tapi, sedang apa, nih?” tanya Dad kepo.
“Ini, loh, Dad, Anna sahabat Carissa ulang tahun, jadi kita mau bikin kado cup cake!” jawab Kak Clarista.
“Ouh!!! Pantesan,” ujar Dad sambil tersenyum.
“Yup! Bahan-bahanya udah disipain. Let’s go cooking!” teriak Kak Clarista semangat.

Tiga jam berlalu… Cup cakenya sudah jadi. Cup cakenya aku bikin dua belas. Enam sebagai kado. Aku, Kak Clarista dan Dad dua. Setelah jadi aku hias cup cake nya dengan cream. Aku menghias dua cup cake untuk Anna dengan cream warna biru, diberi chocho chips cokelat. Satu cup cake diberi cream warna ungu, diberi permen pita lucu. Satu cup cake diberi cream warna putih, diberi choco chip warna-warni. Dua cup cake diberi cream berwarna hijau, diberi taburan oreo. Ehm, yummy!!! Aku, pun, menghias cup cake-ku sendiri. Aku beri cream warna merah muda dan biru toska. Toppingnya oreo dan keju.
Aku bungkus cup cake untuk Anna. Kebetulan, Kak Clarista punya wadah untuk cup cake. Cantik sekali!
Sarapanku pagi ini cup cake. Cup cake yang cukup besar membuatku kenyang. Kak Clarista, pun, sama. Cup cake yang dua-duanya diberi cream warna kuning dan topping keju dan serutan cokelat.
“Carissa, kamu mau kasih kadonya mau jam berapa?” tanya Kak Clarista sambi mengusap cream yang ada di mulutnya dengan tisu.
“Jam sebelas siang saja!” ujarku.

Jam sebelas siang aku berangkat ke rumah Anna.
“Anna! Annabelle!” panggilku dari luar rumah Anna. Cup cakenya aku sembunyikan di balik punggungku.
“Eh, ada Carissa! Ada apa?” tanya Anna.
“Happy Brithday Annabelle!” sorakku sambil memberikan hadiahku.
“Waaah! Cup cake! Lucu-lucu banget! Thanks ya, Carissa! Ayo masuk!” ajak Anna.
Aku, pun, masuk. Aku diajak Anna ke dalam kamarnya. Anna mencicipi satu cup cake.
“Ehm!!! Enak!” puji Anna. “Kamu beli di mana?” tanya Anna kegirangan.
“Beli? Sebenarnya, ini tidak beli Anna. Maafkan aku. Ini aku membuatnya sendiri. Aku tidak mempunyai uang untuk membeli hadiah untukmu. Tapi, Kakakku memberi usul, akhirnya aku putuskan untuk membuat cup cake saja. Aku jadi malu,” ujarku.
“Malu katamu? Sumpah, ini seperti cup cake di toko bakery elite, rasanya… ehm, yummy! Carissa terimakasih atas cup cake nya. Ini memang tidak spesial, tapi yang membuat spesial adalah rasa tulus cinta kamu untuk membuat cup cake ini. Kalau soal hadiah? Kamu adalah hadiah paling istimewa dari pada hadiah yang lainnya. Seorang sahabat sepertimu adalah hadiah terindah di hidupku!” ujar Anna lalu memelukku.
Aku tidak percaya, hanya dengan cup cake Anna bisa senang. Aku balas memeluk Anna.
“Terimakasih, Carissa!” ujar Anna.
“Sama-sama Anna!” jawabku.
Hatiku berkata, ‘Terimakasih Kakakku, Kak Clarista Angelica Valensia, berkat dirimu aku bisa membahagiakan sahabatku!’ ujarku dalam hati.

10295016, 10295017, 10295018, 10295019, 10295020, 10295021, 10295022, 10295023, 10295024, 10295025, 10295026, 10295027, 10295028, 10295029, 10295030, 10295031, 10295032, 10295033, 10295034, 10295035, 10295036, 10295037, 10295038, 10295039, 10295040, 10295041, 10295042, 10295043, 10295044, 10295045, 10295046, 10295047, 10295048, 10295049, 10295050, 10295051, 10295052, 10295053, 10295054, 10295055