Contoh Kasus HAM di Lingkungan Sekolah, Keluarga dan Masyarakat

By On Thursday, January 23rd, 2014 Categories : Sains

HAM / Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal dilahirkan yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat siapa pun.

Sebagai warga negara yang baik kita mesti menjunjung tinggi nilai hak azasi manusia tanpa membeda-bedakan status, golongan, keturunan, jabatan, dan lain sebagainya.

Contoh kasus pelanggaran HAM dilingkungan keluarga antara lain:

  • Orang tua yang memaksakan keinginannya kepada anaknya (tentang masuk sekolah, memilih pekerjaan, dipaksa untuk bekerja, memilih jodoh).
  • Orang tua menyiksa/menganiaya/membunuh anaknya sendiri.
  • Anak melawan/menganiaya/membunuh saudaranya atau orang tuanya sendiri.
  • Majikan dan atau anggota keluarga memperlakukan pembantunya sewenang-wenang dirumah.

Contoh kasus pelanggaran HAM di sekolah antara lain:

  • Guru membeda-bedakan siswanya di sekolah (berdasarkan kepintaran, kekayaan, atau perilakunya).
  • Guru memberikan sanksi atau hukuman kepada siswanya secara fisik (dijewer, dicubit, ditendang, disetrap di depan kelas atau dijemur di tengah lapangan).
  • Siswa mengejek/menghina siswa yang lain.
  • Siswa memalak atau menganiaya siswa yang lain.
  • Siswa melakukan tawuran pelajar dengan teman sekolahnya ataupun dengan siswa dari sekolah yang lain.

Contoh kasus pelanggaran HAM di masyarakat antara lain :

  • Pertikaian antarkelompok/antargeng, atau antarsuku(konflik sosial).
  • Perbuatan main hakim sendiri terhadap seorang pencuri atau anggota masyarakat yang tertangkap basah melakukan perbuatan asusila.
  • Merusak sarana/fasilitas umum karena kecewa atau tidak puas dengan kebijakan yang ada.

Contoh Pelanggaran HAM di Tempat Kerja:

    Tidak memberi kesempatan / melarang karyawan melaksanakan ibadah (shalat, pergi Haji dlsbg).

      Wanita hamil tidak diberikan cuti melahirkan ( kurang dari 3 bulan.)
      Karyawan sakit dan memerlukan perawatan panjang tidak diberikan upah penuh dan di PHK.
      Karyawan dinyatakan melakukan pelanggaran tapi tidak diberi kesempatan membela diri langsung
      di PHK tanpa mengikuti prosedur
      Pimpinan Perusahaan marah dengan kata-kata kasar dan tidak mengindahkan etika (marah didepan orang banyak).
      Melarang karyawan membentuk organisasi serikat pekerja, ikut organisasi politik dan sebagainya.
      Pelanggaran kerja yang paling umum ditemui adalah: Memaksakan karyawan untuk kerja lembur meskipun diberi uang lembur, dan bahkan dibeberapa perusahaan swasta para staff diwajibkan masuk kerja lembur tanpa uang lembur.