| Akibat merokok - Rokok dan Pernafasan | | Print | |
Akibat merokok - Hubungan rokok dengan Sistim Pernafasan
Saluran pernafasan terdiri dari selaput yang ditumbuhi cilia (bulu) yang berfungsi menyalurkan debu yang terbawa nafas dan kemudian dengan reflex batuk dikeluarkan. Merokok melumpuhkan fungsi cilia. Kebiasaan merokok akhirnya merubah bentuk jaringan saluran nafas dan fungsi pembersih menghilang, saluran membengkak dan menyempit atau menyumbat. Seseorang yang menunjukan gejala batuk berat selama paling kurang 3 bulan pada setiap tahun berjalan selama 2 tahun, dinyatakan mengidap bronkhitis kronik. Hal tersebut terjadi pada separuh dari perokok diatas 40 tahun.
Bronkus yang melemah kolaps sehingga udara tidak bisa disalurkan dan
alveol (gelembung nafas) melebar menimbulan empisema paru. Komplikasi
akibat bronkhitis dan emphysema adalah kematian yang terjadi 4 - 25
kali lebih tinggi pada perokok dibandingkan dengan bukan perokok.
Tingkat Harapan Hidup Perokok berkurang sesuai dengan:
- Jumlah tahun merokok
- Jumlah rokok perhari yang dikonsumsi
- Tingkat kadar tar dan nikotin
- Semakin dalam diisap
- Semakin dekat dengan filter yang digunakan
- Merokok 1 - 2 bungkus perhari selama 25 tahun mengurangi umur 8.3 tahun dibandingkan dengan yang tidak merokok.
- Setelah 10 - 13 tahun berhenti merokok kemungkinan terkena kanker paru berkurang dan sama dengan yang tidak merokok.
Untuk itu penulis sangat mengharapkan demi kesehatan anda, maka mulai
sekarang hindarilah / kurangi merokok. karena merokok sangat merugikan
kesehatan kita.
Baca juga:
Link keartikel ini:"Akibat merokok - Rokok dan Pernafasan"
| Users' Comments (0) |
|
No comment posted