Ciri-ciri Jamur Air (Oomycota)

By On Sunday, February 26th, 2017 Categories : Sains

Oomycota (artinya fungi telur) atau jamur air (water mold) merupakan jamur uniseluler atau multiseluler yang memiliki dinding sel dari selulosa. Oomycota disebut juga sebagai jamur karat putih (white rust) atau jamur berbulu halus (downy mildew).

Oomycota yang multiseluler berbentuk hifa halus bercabang, tidak bersekat, dan memiliki banyak inti (senositik). Oomycota bereproduksi secara asekstal dengan pembentukan zoospora berflagela dua, dan secara generatif dengan pembuahan sel telur oleh inti sperma yang menghasilkan zigot resisten (oospora). Oomycota telah menjadi alat bantu untuk penemuan baru dalam ilmu pengetahuan dan dalam industri anggur.

Oomycota hidup secara heterotrof dengan cara menguraikan organisme lain yang sudah mati (saproba). Beberapa jenis ada yang hidup sebagai parasit. Sebagian besar Oomycota merupakan pengurai organisme air tawar yang sudah mati, misalnya ikan dan ganggang, sedangkan yang hidup parasit pada umumnya tumbuh di tubuh ikan, misalnya di bagian insang, sisik, atau jaringan yang terluka. Beberapa jenis Oomycota ada yang hidup di tanah basah atau parasit pada tumbuhan.

Terdapat sekitar 500 spesies Oomycota, antara lain sebagai berikut.

  • Saprolegnia sp., parasit pada ikan dan serangga, dapat hidup di air tawar dengan suhu sekitar 3 0C – 33 0C. Terdapat beberapa spesies, antara lain Saprolegnia australis dan Saprolegnia ferax.
  • Phytophthora sp., di antaranya Phytophthora infestans (penyebab penyakit late blight, menyerang tanaman budidaya, misalnya tomat dan kentang), Phytophthora palmivora (parasit pada kelapa), Phytophthora sojae (parasit pada tanaman kedelai), dan Phytophthora nicotianae (parasit pada tembakau).
  • Plasmopara viticola, parasit pada tanaman anggur.
  • Pythium sp., menyebabkan penyakit rebah semai pada tanaman karena menyerang bagian pangkal batang bibit tanaman.Ciri-ciri Jamur Air (Oomycota)

Jamur Air juga merupakan parasit pada organisme lain. Pada air, Oomycota dapat ditemukan pada sisik ikan, telur atau amfibi. Pengaruh masing-masing oomycota berbeda dalam lingkungan masing-masing. Jika air tergenang, ikan akan mengalami lesi. Beberapa salmon memiliki masalah ini ketika mereka pergi kehulu untuk bertelur. Penghuni air lainnya seperti arthropoda, nematoda, diatom dan rotifera serta invertebrata lain juga dapat dipengaruhi oleh parasit ini.

Ringkasan

Ciri-ciri Oomycota (jamur air) antara lain bersifat uniseluler/multiseluler berdinding sel dari selulosa, heterotrof. saproba/parasit dan bereproduksi secara vegetatif (membentuk zoospora biflagel) dan generatif (pembuahan oogonium dengan inti sperma),