Ciri-Ciri Gejala Sosial di Indonesia dan NegaraTetangga

(Keadaan Sosial Indonesia dan Negara Tetangga) – Keadaan sosial adalah suatu keadaan atau kondisi yang menggambarkan tentang hal-hal yang berkaitan perbuatan manusia. Pegunungan, dataran rendah, rawa, dan sebagainya termasuk keadaan alam. Sementara kemiskinan, kejahatan, dan sebagainya termasuk dalam keadaan sosial atau masalah sosial.
Keadaan alam suatu wilayah atau negara baik langsung maupun tidak langsung akan memengaruhi keadaan sosial masyarakatnya. Orang yang hidup di daerah yang tandus dan kurang sumber daya alam pada umumnya hidupnya miskin dan kekurangan. Sementara kemiskinan kadang dapat mendorong orang untuk berbuat kejahatan. Dengan demikian keadaan alam yang tandus dan miskin sumber daya alam secara tidak langsung mengakibatkan keadaan sosial yang berupa kemiskinan dan kejahatan. Negara-negara di kawasan Asia Tenggara pada umumnya pernah dijajaholeh bangsa Barat kecuali negara Thailand. Oleh karena itu, secara umum keadaan sosial penduduknya kondisinya hampir sama.

Beberapa persamaan keadaan sosial negara-negara di kawasan Asia Tenggara antara lain berikut ini:

  1. Sebagian besar penduduknya bekerja di bidang pertanian.
  2. Pada umumnya negara-negara di Asia Tenggara pernah dijajah negara lain.
  3. Penduduknya sebagian besar termasuk rumpun Melayu.
  4. Dilihat dari kondisi sosial ekonominya, rata-rata negara di kawasan AsiaTenggara termasuk kelompok negara berkembang.Sebagai negara berkembang, negara-negara di kawasan Asia Tenggaramempunyai berbagai masalah khususnya masalah-masalah yang berkaitandengan penduduk atau sering disebut sebagai masalah-masalah sosial.

Berikut ini beberapa masalah sosial di negara-negara kawasan Asia Tenggara
a.Kemiskinan
Kemiskinan adalah suatu keadaan di mana seseorang tidak sanggup atau tidak dapat memenuhi kebutuhan pokok atau kebutuhan hidupnya secara umum. Seseorang dikatakan miskin apabila orang itu tidak mampu memenuhi kebutuhan akan makanan, pakaian, perumahan, kesehatan, dan pendidikan. Beberapa kelompok yangdapat dikategorikan sebagai orang miskin antara lain berikut ini:

  • Kelompok petani yang tidak memiliki tanah garapan atau hanya memiliki sedikit tanah sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Mereka umumnya hidup sebagai buruh tani atau penyewatanah pertanian dari pemilik tanah yang luas di daerahnya.
  • Kelompok buruh kasar yang tidak memiliki keahlian atau keterampilan karena tidak terlatih atau pendidikannya sangat rendah. Mereka hidupserba kekurangan karena upah yang diperoleh tidak sebanding dengankebutuhan hidup yang semakin banyak. Termasuk dalam kelompok iniadalah tukang becak, pedagang kecil-kecilan, pembantu rumah tangga,bahkan termasuk gelandangan di kota-kota besar. Kemiskinan dianggap sebagai masalah sosial, apabila perbedaan ekonomidari warga masyarakat terlihat jelas. Dengan demikian pokok persoalan kemiskinan disebabkan seseorang tidak mampu memenuhi kebutuhan primernya sehingga timbullah masalah sosial seperti tunakarya, tunasusila, dan lain-lain.

Masalah sosial yang ditimbulkan karena kemiskinan dapat mengakibatkan masalah-masalah sosial yang lain seperti tindakkekerasan, penjarahan, pencurian, dan perampokan. Kemiskinan merupakan masalahsosial yang umum dihadapi negara-negara diAsia Tenggara terutama Indonesia, Filipina,Laos, Kamboja, dan Vietnam. Oleh karenaitu, pada saat ini negara-negara di Asia Tenggara sedang berusaha untuk mengen-taskan kemiskinan dengan melaksanakanpembangunan di segala bidang.

b.Kejahatan (Kriminalitas)
Kejahatan adalah suatu bentuk perilaku yang dilakukan seseorang atause kelompok orang yang dapat merugikan orang lain. Kejahatan (kriminalitas) merupakan salah satu pelanggaran terhadap peraturan hukum yang berlakudi masyarakat. Kejahatan dapat terjadi di mana saja baik di negara majumaupun negara berkembang, termasuk di Indonesia dan negara-negara tetangga. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kemiskinan dapat juga menyebabkan masalah-masalah sosial lain diantaranya adalah tindak kejahatan. Kejahatan dapat terjadi karena disebabkan oleh keadaan dansuatu proses yang menghasilkan perilaku penyimpangan atau perilaku yang bertentangan dengan norma hukum. Masalah kejahatan dapat diatasi dengan cara preventif (mencegah) dansecara repfresif (memaksa). Upaya pencegahan terhadap tindak kejahatan dapat dilakukan dengan cara mengatasi beberapa faktor pendorongnya.Misalnya adalah menciptakan lapangan pekerjaan baru, menciptakanpendidikan yang murah atau mengadakan pelatihan-pelatihan kerja. Sementara tindakan represif diberlakukan bagi orang yang telah melakukan kejahatan dengan cara dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku.

c.Kebodohan
Sebagian besar penduduk negara-negara yang sedang berkembang termasuk Indonesiadan juga negara-negara tetangga memilikitingkat pendidikan yang rendah. Pendidikanyang rendah mengakibatkan kebodohan.Kebodohan dapat menimbulkan masalahseperti ketertinggalan dalam bidang iptek yang selanjutnya mengakibatkan ketertinggalan dibidang ekonomi. Kebodohan bagi negara In-donesia dan negara tetangga pada umumnya berkaitan dengan jumlah dan pertumbuhan penduduk yang tinggi.
Pertumbuhan penduduk mengakibatkan jumlah anak-anak usia sekolah meningkat. Apabila sarana pendidikan masih sangat terbatas dan belum memadai menyebabkan anak-anak tidak mendapatkan kesempatan memperoleh pendidikan yang layak atau hanya mendapatkan pendidikan yang rendah.Pada akhirnya dapat menimbulkan masalah sosial yaitu rendahnya kualitas sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang rendah merupakan faktor penghambat pembangunan. Manusia yang tidak berkualitas atau bodoh akan menjadi beban bagi negara. Akibat lain yang mungkin terjadi adalah rendahnya pertumbuhan ekonomi negara. Sarana pendidikan yang belum memadai merupakan salah satu faktor penyebab tingkat pendidikan yang rendah di negara-negara kawasan AsiaTenggara.

d.Kependudukan
Penduduk adalah orang atau sekelompok orang yang bertempat tinggalatau menempati suatu wilayah atau negara. Dengan demikian penduduk merupakan komponen penting dari suatu negara, karena penduduk merupakan motor penggerak dalam pelaksanaan pembangunan. Tanpa ada penduduk suatunegara tidak dapat melaksanakan pembangunan, karena penduduk adalah objeksekaligus subjek pembangunan.Masalah kependudukan yang umum dihadapi oleh negara Indonesia dannegara-negara tetangga adalah jumlah penduduk yang besar, pertumbuhan penduduk yang tinggi, kepadatan penduduk yang tinggi, persebaran penduduk, serta masalah-masalah yang berkaitan dengan kualitas penduduk seperti tingkat pendidikan, tingkat kesehatan, dan tingkat pendapatan penduduk yang masih rendah. Masalah-masalah sosial yang berkaitan dengan kependudukan umumnya dihadapi oleh negara-negara berkembang seperti Indonesia dan negara-negara tetangga. Hampir semua negara di kawasan Asia Tenggara memiliki jumlahdan pertumbuhan penduduk yang tinggi.

Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar di Asia Tenggara. Sementara negara dengan kepadatan penduduk paling tinggi di Asia Tenggara adalah Singapura. Masalah persebaran penduduk yang tidak merata dialami oleh semua negara dikawasan Asia Tenggara terutama negara-negara yang berbentuk kepulauan seperti Indonesia, Singapura, dan Filipina.  Selain itu masalah-masalah yang berkaitan dengan kualitas penduduk juga dialami oleh hampir seluruh negaradi kawasan Asia Tenggara. Kecuali Singapura, negara-negara di kawasanAsia Tenggara pada umumnya mempunyai kualitas penduduk yang masihrendah terutama di negara-negara yang kondisi politik dan ekonominya masih belum stabil dan sering terjadi konflik. Masalah-masalah kependudukan harus diatasi dan dicarikan solusinya. Pemerintah Indonesia mengatasi masalah jumlah dan pertumbuhan penduduk yang tinggi dengan program KB (Keluarga Berencana),  sedangkan masalah persebaran dan kepadatan penduduk diatasi dengan program transmigrasi.

Sementara itu pemerintah Singapur amengatasi masalah kepadatan penduduk dengan cara membangun rumah susun. Lalu,bagaimana cara mengatasi masalah-masalah kependudukan yang lain? Setiap pemerintah, pada umumnya mempunyai kebijakan masing-masing untuk mengatasi masalah kependudukan. Pembangunan rumah susun merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah untuk menyediakan permukiman bagi daerah yang padat penduduknya.

e.Lingkungan hidup
Lingkungan hidup adalah segala sesuatu yang berada di sekitar kita atau segala hal yang berada di sekeliling makhluk hidup yang memengaruhi kehidupan. Dengan demikian lingkungan hidup terdiri atas tiga lingkungan berikut ini.

  • Lingkungan fisik yaitu lingkungan di luar makhluk hidup yang meliputi semuabenda mati yang ada di sekitar manusia. Misalnya batu, tanah, udara.
  • Lingkungan biologis, yaitu lingkungan di sekitar manusia yang terdiriatas benda-benda hidup yang meliputi hewan dan tumbuh-tumbuhan.
  • Lingkungan sosial, yaitu lingkungan antarmanusia yang terdiri atas orang-orang secara individu maupun kelompok. Masalah-masalah yang berkaitan dengan lingkungan hidup adalah adanya kerusakan lingkungan sebagai akibat dari adanya kegiatan manusia. Beberapa contoh masalah lingkungan hidup adalah kerusakan lahan,kerusakan hutan, dan berbagai bentukpencemaran lingkungan.

Pencemaran terjadi apabila di dalam lingkungan hidup manusia terdapat bahan pencemar yang dapat merugikan manusia sehingga kondisi lingkungan tidak lagi sesuai dengan fungsinya. Misalnya, air sungai kadang dimanfaatkan manusia untuk mandi, tetapi karena airnya tercemar jadi air sungai tersebuttidak dapat dimanfaatkan untuk mandi lagi.  Secara umum bentuk-bentuk pencemaran meliputi pencemaran air, pencemaran udara, pencemaran tanah, pencemaran suara dan pencemaran budaya. (RFQ)

Sumber: Google Search Engine

Tags:

Berkat kemajuan transportasi dan komunikasi, saat ini masyarakat sangat mudah melakukan kegiatan perpindahan penduduk. Perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lain baik untuk menetap maupun sementara, perseorangan maupun kelompok disebut migrasi. Kamu tentu sadar bahwa masyarakat Indonesia tinggal di daerah rawan bencana, terutama gempa bumi dan gunung meletus. Hanya Pulau Kalimantan yang tidak memiliki @more..
Serangan jantung terjadi ketika salah satu arteri yang memasok darah ke jantung tersumbat. Penyebab yang mendasari adalah penyakit jantung koroner (PJK). Faktor risiko untuk PJK termasuk merokok, kolesterol tinggi, obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi dan bertambahnya usia. Dalam menjalankan tugasnya, otot jantung membutuhkan pasokan dermawan oksigen dan nutrisi, yang diterima dari darah yang dipompa melalui @more..
Definisi Artritis Reumatoid. Penyakit artritis reumatoid (AR) merupakan penyakit sistemik yang bersifat progresif, yang mengenai jaringan lunak dan cenderung untuk menjadi kronis. Jadi, sebenarnya terlibatnya sendi pada penderita-penderita penyakit AR ini pada tahap berikutnya setelah penyakit ini berkembang lebih lanjut sesuai dengan sifat progresivitasnya. Penyakit ini disebabkan karena adanya inflamasi dari membran sinovial dari sendi @more..
Diabetes mellitus pada kehamilan adalah intoleransi karbohidrat ringan (toleransi glukosa terganggu) maupun berat (DM), terjadi atau diketahui pertama kali saat kehamilan berlangsung. Definisi ini mencakup pasien yang sudah mengidap DM (tetapi belum terdeteksi) yang baru diketahui saat kehamilan ini dan yang benar-benar menderita DM akibat hamil. Dalam kehamilan terjadi perubahan metabolisme endokrin dan karbohidrat yang @more..
Bioteknologi merupakan suatu bidang yang menggunakan teknologi atau kaedah untuk memanipulasikan organisma hidup bagi tujuan: Menghasilkan atau mengubahsuai hasil sesuatu produk biologi; Meningkatkan mutu hasil keluaran ternakan atau tanaman; Membangunkan penggunaan mikroorganisma dalam sesuatu tujuan yang khusus. Bioteknologi adalah suatu teknik saintifik yang menggunakan sel-sel hidup serta komponen biokimianya untuk menghasilkan sesuatu produk yang dikehendaki @more..