Cerpen Remaja: SAHABATKU CINTAKU

By On Tuesday, August 26th, 2014 Categories : Cerita
Advertisement

Oleh: Dellia Riestavaldi – Kamu, orang yang membuatku nyaman, dan bahagia. Selalu menjagaku tanpa lelah. Tetapi rasa ini sungguh menyiksaku, menunggu kepastian tanpa balasan. Dia sahabatku, tapi dia juga nafasku, dia Dicky Aprilio. Sejak pertama aku kenal dia, tatapannya itu masih teringat jelas di memoriku, senyumannya membuatku tenang dan damai ? dia selalu menjagaku kapanpun dan dimanapun, setiap aku down dia selalu memegang erat tanganku dan membuatku bangkit lagi.

Mungkin aku terlalu egois terlalu berharap untuk memilikinya, tapi aku tak bisa selalu berpura-pura untuk tidak mencintainya. Tapi disisi lain kalau emang kita jadian aku TAKUT, aku sangat takut kehilangan dia, aku gamau dia hilang dari mata dan hatiku. Tapi di sisi lain juga aku pengen banget milikkin dia, supaya semua orang tau dia milik aku bukan milik orang lain.

Aku selalu menahan rasa sakit ini ketika teman-temanku menanyakan kedekatan ku dengan dicky selama ini, aku sakit ketika aku harus bilang “ bukan, dia hanya temanku.” Dan merekapun menjawab “padahal udah cocok banget, jadian aja.” Aku hanya membalas dengan senyuman. Tapi perlahan masalah itu sudah menjadi hal yang biasa untukku. Karna Dicky mengajarkanku untuk bertindak dan bersikap yang dewasa. Aku ga berani bilang Dicky adalah segalanya buat aku, karna aku takut segalanya aku hilang.

Aku berusaha menjadi wanita yang dewasa yang ingin selalu berfikiran positif, jadi aku kadang berpikir kalau hubungan aku sama Dicky sekarang jauh lebih bahagia ? aku takut jika kita pacaran lalu putus dan gak bisa deket lagi, mending betemen kaya sekarang dan dia gak akan ninggalin aku, kecuali dia mempunyai cintanya yang baru.

D-I-C-K-Y seseorang yang paling berharga buat aku sekarang, andaikan aku mampu berkata di depannya bahwa aku sayang dia dan gamau kehilangan dia mungkin aku akan jauh lebih tenang, tapi beberapa kali aku mencoba untuk mengatakannya malah yang ada hanya gemetaran yang ku rasa, mungkin belum saatnya aku berkata seperti itu.

Tawa dan candanya adalah warna di hidupku, aku tak ingin semuanya berlalu begitu cepat. Dicky juga adalah salah satu alesan yang membuatku betah di masa SMA yang dulu yang aku anggap biasa aja. Aku sekarang masih duduk manis di sampingnya menjadi teman biasa, entah akankah posisi itu berubah, akupun tak tahu.

Advertisement (Dibawah ini adalah Iklan)
loading...

Married to the Bad Boy Young Adult Bad Boy Romance.amz

Rocket Boys Coalwood.lit

Ballet Shoes Shoes.pdf

The Circle.docx

Fear and Loathing in America The Brutal Odyssey of an Outlaw Journalist.audio

Feed Newsflesh Trilogy.rtf

The Fan Man.audio

The Old Patagonian Express By Train Through the Americas.amz

Love Rosie.ePub

It Had to Be You Chicago Stars.ePub

Murder in the Cathedral.pdf

The Paul Street Boys.books

Fe Fi FOE Comes.amz

Damaged Goods Things You Must Know About Healing From Abuse.books

The Millennium Trilogy Millennium Trilogy.pdf

Meditation on Space Time.ePub

Nocturne Opus Sea Foam.kindle

Origins.audio

Unexpected Metamorphosis Alissia Roswell Book One.audio

Leadership Past Present amp Future.rtf

BTPN Movies · Top eBooks · IBDB

Another Cinderella Story

Mood Indigo

A Royal Night Out

Fortress

Bibi

The Wild

Mike s New Car

La Bamba

Good Morning Vietnam

She s All That