Cara mengontrol berat badan tanpa diet

By On Tuesday, April 18th, 2017 Categories : Artikel

(Cara mengontrol berat badan tanpa diet) – Dengan menjalani diet atau mengubah pola makan yang sehat dan menerapkan pengendalian porsi, maka anda bisa tetap memakan makanan yang bernutrisi, sehingga bisa mendapatkan kalori sebanyak yang dibutuhkan untuk mempertahankan kesehatan dan kebugaran, dengan berat badan pada tingkat ideal.

Seringkali, penurunan berat badan akan terjadi dengan sendirinya, saat pilihan makanan anda menjadi lebih baik, misalnya dengan menghindari:

  • makanan yang sudah diproses,
  • makanan yang banyak mengandung gula,
  • white bread dan pasta,
  • makanan yang banyak mengandung lemak,
  • dan menimuan yang mengandung alcohol.

Meski tidak ada makanan yang benar-benar dilarang, namun saat rasanya anda ingin menyerah terhadap godaan, pertahankan ukuran porsi seminal mungkin dan tambahkan sedikit olahraga ke dalam rutinitas sehari-hari, sehingga jumlah kalori yang seimbang bisa tetap dipertahankan.

Dengan mengganti beberapa pilihan makanan yang tidak sehat dengan yang lebih sehat, maka anda bisa kembali mengurangi kalori. Dan dengan menambahkan aktivitas fisik, maka anda akan mendapatkan program penurunan berat badan yang sempurna tanpa memerlukan program diet yang khusus (dan sering kali mahal).

Mari kita lihat sebuah contoh dari program penurunan berat badan yang sukses tanpa diet.

Seorang wanita yang berusia 45 tahun mengeluh karena berat badannya bertambah sebanyak 12 pound selama 1 tahun terakhir. Pada bulan terakhir, dia harus menghadapi pekerjaan dengan deadline yang sangat membuatnya sangat stess sehingga berat badannya bertambah lagi sebanyak 4 pound.

Target wanita ini adalah untuk menurunkan sebanyak 16 pound berat badan yang didapatnya. Karena berat badannya telah meningkat secara bertahap, dia tahu bahwa kalori yang dikonsumsinya lebih banyak dibanding yang dibakar, terutama karena pekerjaannya yang tidak menuntut aktivitas fisik.

Dia memutuskan bahwa penurunan 1 pound per minggu (sama dengan pengurangan sekitar 3.500 kalori per minggu, atau 500 kalori per hari) itu sudah cukup dan bisa membuatnya mencapai target dalam jangka waktu sekitar 4 bulan.

Target ini bisa dicapainya antara lain dengan cara:

  • Membuat beberapa perubahan pada pola makan sehingga bisa mengurangi sekitar 250 kalori per hari.
  • Melewatkan segelas es teh manis akan mengurangi sekitar 200 kalori.
  • Mengganti cola yang biasa diminumnya saat meeting dengan air mineral bisa mengurangi sekitar 150 kalori.
  • Mempercepat waktu snack pagi (atau mengurangi setengah porsi) juga bisa menghemat sekitar 250 kalori atau lebih.

Untuk mencapai target pengurangan 500 kalori per hari, dia juga menambahkan sedikit olahraga, antara lain dengan cara:

  • Bangun 20 menit lebih awal untuk berjalan kaki sebelum berangkat kerja dan menambahkan 10 menit untuk berjalan kaki selama waktu makan siang akan menambahkan sekitar setengah jam berjalan kaki per hari, yang bisa membakar sekitar 200 kalori.
  • Diakhir pekan, dia merenacanakan untuk berjalan kaki selama 60 menit di hari Sabtu, dan menghabiskan 1 jam untuk berkebun di hari Minggu. Jika berjalan kaki selama 60 menit itu terlalu lama, berarti 30 menit per hari selama 2 hari akan membakar kalori dengan jumlah yang sama.

Dua kali per minggu dia berencana untuk mampir ke gym dalam perjalanan dari kantor ke rumah, meski sekedar untuk berenang selama 30 menit (membakar sekitar 250 kalori).

Dengan melakukan beberapa pengurangan seperti yang disebutkan diatas, dan mulai berolahraga, wanita ini bisa mengurangi sekitar 3.500 kalori per minggu, yang dibutuhkannya untuk menurunkan sekitar 1 pound berat badan tanpa harus menjalani diet yang sangat ketat.

Selain itu, dia hanya melakukan sedikit perubahan terhadap pola makan dan gaya hidup, sebuah perubahan pada tingkat yang bisa dipertahankannya untuk jangka panjang.