Cara Bakteri Mendapat Nutrisi Makanan

By On Saturday, February 25th, 2017 Categories : Sains

Dapatkah bakteri membuat makanannya sendiri dari sinar matahari? Tanaman bukan satu-satunya organisme yang menggunakan energi matahari untuk membuat makanan.

Beberapa bakteri juga dapat melakukan fotosintesis. Bahkan, organisme fotosintesis pertama di bumi adalah bakteri. Fotosintesis adalah salah satu dari banyak cara bahwa bakteri dapat memperoleh energi.

Nutrisi bakteri

Seperti semua organisme, bakteri membutuhkan energi, dan mereka dapat memperoleh energi ini melalui sejumlah cara yang berbeda.

Fotosintesis

Bakteri fotosintetik menggunakan energi matahari untuk membuat makanan mereka sendiri. Dengan adanya sinar matahari, karbon dioksida dan air diubah menjadi glukosa dan oksigen. Glukosa ini kemudian berubah menjadi energi yang dapat digunakan. Glukosa adalah seperti “makanan” bagi bakteri. Contoh bakteri fotosintetik adalah sianobakteri, seperti yang terlihat dalam gambar pembuka.

Dekomposer

Bakteri yang dikenal sebagai dekomposer memecah limbah dan organisme mati menjadi molekul yang lebih kecil. Bakteri ini menggunakan substrat organik mereka memecah untuk mendapatkan energi mereka, karbon, dan nutrisi yang mereka butuhkan untuk bertahan hidup.

Kemotrof

Bakteri juga dapat kemotrof. Kemotrof memperoleh energi dengan memecah senyawa kimia di lingkungan mereka. Contoh dari salah satu bahan kimia tersebut dipecah oleh bakteri yang mengandung nitrogen amonia. Bakteri ini penting karena mereka membantu siklus nitrogen melalui lingkungan untuk makhluk hidup lain untuk menggunakan. Nitrogen tidak dapat dibuat oleh organisme hidup, sehingga harus terus-menerus didaur ulang. Organisme membutuhkan nitrogen untuk membuat senyawa organik, seperti DNA.

Cara Bakteri Mendapat Nutrisi Makanan

Cara Bakteri Mendapat Nutrisi Makanan

Mutualisme

Beberapa bakteri tergantung pada organisme lain untuk bertahan hidup. Sebagai contoh, beberapa bakteri hidup pada akar kacang-kacangan, seperti tanaman kacang (Gambar di bawah). Bakteri mengubah molekul yang mengandung nitrogen menjadi nitrogen bahwa tanaman dapat digunakan. Sementara itu, akar menyediakan nutrisi untuk bakteri. Dalam hubungan ini, baik bakteri dan manfaat tanaman, sehingga dikenal sebagai suatu mutualisme.

Parasitisme

Bakteri lainnya adalah parasit dan dapat menyebabkan penyakit. Dalam parasitisme, bakteri tersebut mendapatkan keuntungan, dan organisme lainnya dirugikan. Bakteri berbahaya akan dibahas dalam konsep lain.

Kosa kata

Kemotrof: Organisme yang memperoleh energi dengan memecah senyawa kimia dalam lingkungan.

Mutualisme: Tutup hubungan antara organisme yang menguntungkan kedua.

Parasitisme: Hubungan antara dua organisme di mana salah satu manfaat dan yang lain dirugikan.

Ringkasan

Bakteri dapat memperoleh energi dan zat gizi dengan melakukan fotosintesis, menguraikan organisme mati dan limbah, atau memecah senyawa kimia. Bakteri dapat memperoleh energi dan zat gizi dengan membangun hubungan erat dengan organisme lain, termasuk hubungan mutualistik dan parasit.