Buah impor melulu, mari hidupkan 15 buah lokal ini di meja makan!

By On Monday, March 13th, 2017 Categories : Food

Saat ini buah-buahan lokal seakan kalah pamor daripada buah impor. Pasalnya, buah lokal memang memiliki penampilan yang kurang mencolok. Lantas dianggap kurang berkelas dan kurang berkualitas. Padahal berkelas atau tidak sebenarnya cuma soal pengemasan dan cara memasarkan.

Di luar negeri, buah-buahan lokal dari Asia justru dianggap sebagai bahan makanan eksotis yang berharga mahal. Rasa dan gizinya pun tak kalah dengan buah-buahan impor. Apalagi lebih terjangkau di kantong. Karena itu, kita perlu menghidupkan kembali buah-buahan lokal dengan memasukkannya ke dalam menu sehari-hari. Olahan salad atau smoothie yang kekinian pun pasti terasa lebih lezat dengan buah-buahan lokal. Berikut ini beberapa di antaranya yang bisa kamu coba.

Belimbing


Ilustrasi buah belimbing. 2014 Merdeka.com/shutterstock/Kittikorn Phongok

Di luar negeri disebut starfruit atau carambola. Ini adalah buah yang kaya akan vitamin C dan antioksidan polyphenolic flavonoid.

Belimbing yang ampuh untuk menurunkan hipertensi ini enak diolah sebagai campuran salad atau jus. Rasanya yang asam segar juga cocok untuk diolah menjadi rujak.

Manggis


ilustrasi buah manggis. www.freecancerfightinginfo.com

Rugi kalau belum mencoba mengonsumsi buah yang satu ini. Pasalnya, manggis sudah diekspor ke berbagai negara tetangga dan laku keras. Tak hanya enak, buah ini juga memiliki khasiat obat yang cukup lengkap.

Salak


Ilustrasi salak. Tropicalcuisine.com

Buah yang juga disebut snake fruit ini sangat enak untuk dijadikan manisan atau asinan. Tetapi paling pas disantap dalam keadaan mentah, karena nutrisinya masih terjaga.

Lengkeng


Ilustrasi Lengkeng. 2013 Merdeka.com/Shutterstock/Apatsara

Buat apa jauh-jauh ke China untuk impor buah longan kalengan? Di Indonesia kita bisa menemukannya dalam keadaan segar. Longan adalah sebutan untuk buah lengkeng. Di Malaysia, buah ini diolah menjadi campuran minuman yang disebut air mata kucing. Bisa mendinginkan tubuh dan menyegarkan.

Rambutan


ilustrasi buah rambutan. Listovative.com

Sudah pernah ikut-ikutan bikin asinan rambutan kekinian itu? Itu cuma satu di antara sekian banyak cara untuk mengolah rambutan. Buah ini juga enak untuk dijadikan campuran salad dan minuman segar, lho.

Kesemek


Ilustrasi kesemek. 2014 Merdeka.com/shutterstock/9comeback

Mungkin kamu biasa melihat persimmon yang dijadikan buah kering di drama Jepang dan Korea Selatan. Atau malah dijadikan selai, agar-agar, atau es krim. Tetapi berani taruhan kamu jarang menyentuh kesemek yang mudah didapatkan di pasar tradisional. Padahal buahnya sama saja, kok.

Kesemek merupakan sumber antioksidan catechin dan gallocatechin yang ampuh untuk melawan radikal bebas.

Jamblang


Jamblang. Unique Facts

Juwet, java plum, atau jamblang merupakan sumber vitamin C yang sangat tinggi. Warna ungunya menandakan kandungan anthocyanin yang tinggi, baik untuk kesehatan. Bisa dijadikan pengganti blackberry atau blueberry.

Buah blewah


Ilustrasi buah blewah. Wikimedia Commons

Buah yang masih bersaudara dengan cantaloupe atau melon merah ini kaya akan cairan dan serat. Rasanya yang segar juga bisa meredakan panas dalam, terutama saat cuaca panas.

Nangka


Ilustrasi buah nangka kupas. The Huffington Post

Buah yang biasa dijadikan campuran es ini merupakan sumber vitamin A dan vitamin C. Kandungan gula di dalamnya juga bisa menyuplai energi instan bagi tubuh.

Kecapi


Ilustrasi buah kecapi. Tankitchen-dessert

Kecapi merupakan buah tropis yang biasa dijumpai di kawasan Asia Tenggara. Buahnya yang sudah matang memiliki rasa manis. Sementara yang masih muda biasa dijadikan makanan gurih di Thailand dan Filipina. Bisa juga mengatasi obat sakit perut dan demam.

Rukem

Ilustrasi buah rukem. Wikimedia Commons

Orang Indonesia punya cara unik untuk menyantap buah tradisional ini. Digosok-gosok dan diucapkan ‘mantra’ agar rasanya berubah manis. Soalnya, rukem memang umumnya memiliki rasa asam.

Sawo


ilustrasi buah sawo. www.onlymyhealth.com

Sawo atau sapodilla merupakan sumber vitamin A, vitamin C, dan serat yang baik untuk tubuh. Rasanya pun manis dan kaya akan cairan.

Cempedak

Ilustrasi buah cempedak. Fruit Warehouse

Buah yang mirip nangka ini merupakan sumber vitamin A. Juga mengandung bioflavanoid dan asscorbic acid.

Sawo duren

Ilustrasi buah sawo duren. VegetaFruit.com

Manecu, kenitu, sawo duren, atau star apple. Apapun namanya, yang pasti buah ini kaya akan antioksidan. Rasanya yang manis pun pasti bisa bikin ketagihan.

Srikaya


Ilustrasi buah srikaya. TheHealthSite.com

Buah manis dengan daging buah lembut ini masih bersaudara dengan cherimoya. Di luar negeri disebut dengan nama custard apple karena sangat lembut. Bisa diolah menjadi campuran milkshake atau jus sehat. Tak perlu ditambahkan gula lagi.

Nah, itulah aneka buah lokal yang perlu kamu biasakan untuk dikonsumsi. Sebenarnya masih banyak buah lokal lain yang tak kalah lezat dan bernutrisi. Olah menjadi berbagai panganan kekinian agar semakin nikmat. Gunakan kreativitasmu.