Brownies Untuk Adik Tercinta

By On Saturday, March 4th, 2017 Categories : Cerita

Namanya Al-fiyah Hasna Kamila. Ia mempunyai adik yang mirip sekali dengannya. Namanya Al-filah Husna Jamila. Mereka beda 2 Menit saja. Mereka mempunyai kue kesukaan masing-masing. Fiyah, sukanya donat yang toppingnya cokelat dan bolu coklat. Fiyah memang Chococholic, ya! Filah, sih paaling ia suka Brownies bertaburan kacang di atasnya. Mereka bersekolah di Sdit Karimah kelas 5-Abdullah. Mereka ditengah keluarga kaya. Nama uminya Arshyta dan Abinya Siddiq. Hobby Fiyah, Menghapal surah dan Al-quran, membaca Al-quran, mendengar musik religi, membuat cerpen, belajar dan memasak. Filah sama semua seperti Fiyah cuma, memasaknya diganti melukis.

Pada suatu hari, kebetulan hari liburlah, Fiyah terbangun pukul 5 pagi. Ia melihat Filah lemas sekali. Setelah dicek, badannya agak panas. Usai doa dan sholat subuh, ia laporkan ke Arshyta dan Siddiq. Mereka memberi Filah jamu dan dikompres dengan remasan bunga dan daun melati. Memang di belakang rumahnya terdapat kebun. Berbagai macam ada buah, sayur, bahkan bunga. Fiyah segera mandi. Ia mengenakan pakaian lengan panjang putih bergambar 3 cewek berhijab dengan tulisan “The Three Hijabers” warna merah, celana panjang warna hijau motif batik, jam tangan, kerudung biru polos, dan bros bentuk bunga edelweis. Ia membawa tas berisi Kertas karton, gunting, dan lem.

“Umi, Abi, Fiyah ke rumah Yetty dulu, Assalamualaikum!!” pamit Fiyah seraya menyalami telapak tangan kedua orangtuanya. Juga mengecup kening Filah. Ia mengenakan sandal dan mengambil sepeda. Ia menggowes sepeda ke rumah Yetty. Karena jaraknya tidak begitu jauh dari rumah Fiyah. Mereka kerja kelompok membuat hiasan dari berbagai bentuk bangun datar.

“Assalamualaikum!!” salam Fiyah seraya masuk ke rumah Yetty. “Waalaikumsalam!!” jawab Yetty, Kanita, Tio, dan Vino. “Filah mana, Fiyah? kok nggak dateng?” tanya Yetty. Memang Filah ikut kelompok kembarannya. “Dia sakit demam, Ty! nggak bisa dateng,” jawab Fiyah. “Semoga cepat sembuh, ya..,” doa Kanita. “Amin..,” koor Fiyah, Yetty, Vino, Tio dan Kanita. Mereka mulai kerja kelompoknya. Kadang, Vino sesekali buat lelucon agar yang lain tak Mumet (bahasa indonesianya pusing) dan stress. Vini di kelas mereka memang dikenal paling humoris di kelas.

Setelah kerja kelompok, mereka menikmati suguhan dari Yetty, donut coklat bertabur kacang, bolu coklat, permen jelly, dan es sirup yang menyegarkan. “Hmm… Tau aja makanan kesukaan aku, Ty!” tukas Fiyah seraya mencomot satu donut lagi. Yetty tertawa. “Eh, aku ngasiih apa keFilah? dia kan, sakit, masa adik sakit nggak dikasih apa-apa,” curhat Fiyah, lalu menyantap bolu coklatnya. “Hm…,” semua berfikir termasuk Fiyah. “AHA!!!” teriak Kanita. “Eh, Kanita kagetin kita aja!” cetus kesal Tio dan Vino kompak. “Kan kamu hobi memasak, gimana buatin kue kesukaannya?” usul Kanita. “Iya! dia suka brownies bertaburan kacang almond!! Di rumah ada bahannya semua!!” seru Fiyah. Usai santai di rumah Yetty, Fiyah pulang duluan. Kebetulan, semua di lantai atas, dapur lantai bawah. Ia mempersiapkan bahan membuat brownies kesenangan Filah. Ia buat penuh cinta dan kasih sayang. Bukan cinta pemeran tokoh AADC, loh…

Selagi dioven, Fiyah menghias piring dengan diolesi permukaan atas piring dengan saus coklat (Susu kental manis coklat). Ting! bunyi ovennya. Fiyah mengenakan sarung tangan agak tebal. Ia mengeluarkannya dan menaruh di meja dapur. Selagi tunggu dingin, Fiyah mengambil coklat yang agak tipis bentuk segiempat, lalu ia tulis ‘Lekas sembuh, Al-filah Husna Jamila’ dengan pewarna makanan. Setelah agak dingin browniesnya, ia membekukan coklatnya. Ia memotongnya, menaruh di piring yang dilumuri saus coklat, ia letak dengan sangat cantik. Ia juga menaruh 2 buah ceri diatas brownies. Usai coklatnya beku, ia taruh di depan, disenderkan di browniesnya. Ia lalu membawa browniesnya ke kamar Filah.

Tap.. Tap… Fiyah masuk ke kamar Filah. Filah kebetulan agak segar dan sedang ngobrol dengan Arshyta dan Siddiq. “Filah!” panggil Fiyah di ambang pintu. “Apa, kak? Wah!!!” sahut Filah sembari menoleh ke Fiyah. Fiyah memberi piring keFilah. “Hm.. Enak!” seru Filah setelah mencoba 1 buah brownies. “Enak, Fiyah!” kata Arshyta dan Siddiq setelah mencoba.

“Assalamualaikum!!!” ada orang dirumah Fiyah. “Waalaikum salam!!” jawab Fiyah seraya menuju pintu setelah dibuka, “eh, Kanita, Vino, Tio, Yetty, bu. Neni!” kata Fiyah. Bu Neni adalah wali kelas 5-Abdullah. Mereka menuju kamar Filah. Mereka mendoakan Filah agar cepat sembuh. “Nih, brownies buatan kak Fiyah! silakan dicoba, enak…,” tawar Filah. Mereka mencomotnya. Kebetulan, Fiyah buat sangat banyak. Semua memuji brownies buatan Fiyah. Mereka memberi hadiah ke Filah. Kanita memberi gelang, Yetty kerudung, Vino jam tangan, dan Tio permainan monopoli gambar princess. Filah senang sekali. Seninnya, ia sudah sembuh. Sebagai ucapan syukur pada Allah memberi kesembuhan keFilah, Fiyah memberi brownies buatannya. Filah senang banget.