Biologi: Sejarah lektin dan Sifat Lektin

By On Saturday, April 21st, 2012 Categories : Sains

(Biologi: Sejarah lektin dan Sifat Lektin) – Pada awalnya lektin diekstrak dari castor bean oleh Stillmark (1888) dan digunakan untuk aglutinasi eritrosit, makanya dikenal sebagai phytohaemagglutines Lektin juga diketemukan pada organ beberapa hewan invertebrata, namun tidak semua dapat menggumpalkan eritrosit.
W.C.BOYD & E. SLAPEIGH menggunakan istilah Lektin (1954) (dari bahasa latin. legere = to choose, …memilih sel yang diaglutinasi).

Lektin mempunyai 2 tempat pengikat sakarida yang digunakan untuk proses aglutinasi dan presipitasi. Lektin biasanya tersusun atas lebih dari 2 sub-unit protein yang identik

Sifat lektin

  • Sintesis antibodi bersifat inducible.
  • Antibodies ditujukan pada determinant spesifik (interaksi epitope-paratope), lektins hanya pada molekul sakarida spesifik
  • Molekul antibodi dibentuk untuk imunitas, dan semua molekul antibodi mempunyai kekerabatan secara evolusi. Lektin merupakan kelompok-kelompok protein yang sangat berbeda.

Disisi lain, Lektin juga bersifat anti-nutrisi. Dimana Lektin tidak mudah hancur oleh asam lambung dan enzim pencernaan, Lektin juga dapat mengganggu pencernaan makanan, hal ini disebabkan karena lektin bisa terikat pada lapisan glycocalyx pada microvilli dari interstinum. Sehingga lektin dapat menghambat penyerapan nutrisi yang terkandung dalam makanan

Lektin diketahui memiliki peran dalam proses pemurnian protein secara kromatografi, dimana pada fase stasioner dikonjugasikan dengan lektin, sehingga protein spesifik terhadap lektin terkonjugasi tersebut akan terikat, sementara protein lain akan terelusikan.