Bentuk Ukuran Virus

By On Friday, February 17th, 2017 Categories : Sains

Virus adalah agen infeksius dengan ukuran kecil dan komposisi sederhana yang dapat berkembang biak hanya dalam sel hidup dari hewan, tumbuhan, atau bakteri (Gambar 1). Mereka dengan berbagai ukuran dari sekitar 20 sampai 400 nanometer dengan diameter (1 nanometer = 10^-9 meter).

Sebaliknya, bakteri terkecil adalah sekitar 400 nanometer dalam ukuran. Suatu virus terdiri dari asam nukleat tunggal atau double-stranded dan setidaknya satu protein yang dikelilingi oleh kulit protein, yang disebut kapsid, beberapa virus juga memiliki amplop luar terdiri dari bahan lemak (lipid) dan protein.

Asam nukleat genom-nya membawa koleksi gen virus-serta dapat terdiri dari salah satu asam deoksiribonukleat (DNA) atau asam ribonukleat (RNA). Protein kapsid memberikan perlindungan untuk asam nukleat dan mungkin mengandung enzim yang memungkinkan virus masuk ke dalam sel inang yang sesuai.

Jumlah dan susunan protein dan asam nukleat virus menentukan ukuran dan bentuk. Asam nukleat dan protein masing-masing kelas virus merakit sendiri menjadi struktur yang disebut nukleoprotein, atau nukleokapsid. Beberapa virus memiliki lebih dari satu lapisan protein yang mengelilingi asam nukleat, yang lain memiliki membran lipoprotein (disebut amplop), berasal dari membran sel inang, yang mengelilingi inti nukleokapsid. Melakukan penetrasi membran merupakan protein tambahan yang menentukan spesifisitas virus ke sel inang.

Terdapat hubungan yang kuat antara geometri virus dan fitur wabah penyakit virus. Jumlah dan susunan protein dan asam nukleat virus menentukan ukuran dan bentuk. Protein dan konstituen asam nukleat memiliki sifat unik untuk setiap kelas virus, ketika berkumpul, mereka menentukan ukuran dan bentuk virus untuk kelas tertentu.

Hanya virus terbesar dan paling kompleks dapat dilihat di bawah mikroskop cahaya pada resolusi tertinggi. Setiap penentuan ukuran virus juga harus memperhitungkan bentuknya, karena kelas yang berbeda dari virus memiliki bentuk khas. Bentuk virus sebagian besar adalah dari dua jenis: batang, atau filamen, disebut demikian karena dari susunan linier dari asam nukleat dan subunit protein, dan lingkungan, yang sebenarnya 20-sisi (ikosahedral) poligon. Kebanyakan virus tanaman kecil dan salah satu filamen atau poligon, seperti banyak virus bakteri. Semakin besar serta lebih kompleks bakteriofag mengandung DNA beruntai ganda sebagai informasi genetik mereka dan menggabungkan kedua bentuk filamen serta poligonal. Bakteriofag T4 klasik terdiri dari kepala poligonal, yang berisi genom DNA, dan fungsi khusus, berbentuk batang ekor serat panjang. Struktur seperti ini unik untuk bakteriofag.

Kesimpulan

  • Kebanyakan virus rentang dalam ukuran 5-300 nanometer (nm), meskipun beberapa paramyxoviruses bisa sampai 14.000 nm panjang.
  • Dengan ukuran dan bentuk virus membantu kita memahami kelasnya dan komponen.
  • Virus juga ada dalam berbagai bentuk yang meliputi heliks, polihedral, amplop, dan kompleks.
    Protein dan asam nukleat virus menentukan ukuran dan bentuk.