Bentuk Topografi Hasil Pelapukan Kimia

By On Monday, April 17th, 2017 Categories : Sains

Bentuk Topografi Hasil Pelapukan Kimia

Pelapukan kimia yang terjadi pada batuan dapat mendatangkan hasil yang berupa bentukan topografi. Pada umunya bentukan topografi hasil pelapukan kimia hanya beskala kecil. Bentukan topografi hasil pelapukan kimia ini dibedakan menjadi berikut:

1. Hasil dari Differensial Weathering, terjadi karena tingkat resistensi batuan yang tidak sama, batuan resistensi lebih sulit lapuk, sementara yang tidak resistensi berupa torehan- torehan. Sebagai contoh adalah pinnacle atau pilar- pilar batuan keras.
2. Tor, merupakan batu- batu bundar hasil pengelupasan yang masih melihat pada batuan dasar.
3. Core stone, yakni seperti tor, tidak melihat pada dasar karena pelapukan terjadi di bawah permukaan.
4. Exofoiation dome, yakni bukit atau kubah yang permukaannya terkelupas.
5. Spheriodally wethered bouder, yakni batu- batu yang agak membulat karena adanya pelapukan fisik dan kimiawi yang intensif pada sudut- sudut batuan.
6. Talus yakni timbunan ruing sebagai hasil pelapukan di kaki lereng yang terjal. Hasil dari timbunan ini pada umumnya membentuk kerucut sehingga disebut Taluscone.
7. Pit hole, yakni lubang- lubang kecil pada batuan, bekas mineral yang lapuk.

Semoga Bermanfaat bagi anda semua manusia yang hidup di dunia. Dan semoga anda bertambah pengetahuan yang bermanfaat dan berguna.