Bentuk-Bentuk Struktur Sosial

By On Tuesday, February 28th, 2017 Categories : Sains

Di dalam masyarakat bentuk-bentuk struktur sosial dapat dicermati dari beberapa sudut pandang yaitu sebagai berikut:

Berdasarkan Identitas Keanggotaan Masyarakat

a) Struktur Sosial Homogen
Struktur sosial homogen merupakan struktur sosial yang mempunyai latar belakang kesamaan identitas dari setiap anggota masyarakat, antara lain kesamaan agama, ras, maupun suku bangsa.

b) Struktur Sosial Heterogen
Struktur sosial heterogen merupakan struktur sosial yang ditandai oleh adanya keragaman identitas anggota masyarakat. Masyarakat dengan struktur sosial heterogen mempunyai latar belakang suku, agama, ataupun ras yang berbeda.

Berdasarkan Ketidaksamaan Sosial

Berdasarkan ketidaksamaan sosial, bentuk struktur sosial dikelompokan secara horizontal dan vertikal. Pengelompokan manusia berdasarkan ciri fisik meliputi jenis kelamin, warna kulit, rambut, bentuk dan tinggi badan, dan lain-lain. Sedangkan pengelompokan manusia berdasarkan ciri nonfisik atau ciri sosial budaya meliputi kecerdasan, keterampilan, minat, bakat, dan motivasi.

Berdasarjan Sifat

a) Struktur Sosial Kaku
Struktur sosial kaku merupakan suatu bentuk struktur sosial yang tidak dapat diubah dan masyarakat akan menghadapi kesulitan besar apabila melakukan perpindahan status atau kedudukannya.
Misalnya masyarakat yang menganut sistem kasta, status seseorang sudah ditentukan sejak lahir.

b) Struktru Sosial Luwes
Dalam struktur sosial luwes ini setiap anggota masyarakat bebas bergerak melakukan perubahan. Misalnya terdapat pada masyarakat dengan stratifikasi terbuka.

c) Struktur Sosial Formal
Struktur sosial formal merupakan suatu bentuk struktur sosial yang diakui oleh pihak yang berwenang. Misalnya lembaga pemerintahan tingkat kabupaten yang terdiri dari bupati, wakil bupati, sekwilda, dan lain-lain.

d) Struktur Sosial Informal
Struktur sosial informal adalah struktur sosial yang nyata ada dan berfungsi, tetapi tidak mempunyai ketetapan hukum dan tidak diakui oleh pihak yang berwenang. Mislanya dalam suatu masyarakat terdapat tokoh yang memiliki wibawa dan kharisma, dipatuhi dan disegani oleh anggota masyarakatnya, tetapi mereka tidak berada dalam struktur yang formal.

Bentuk-bentuk struktur sosial menurut para ahli adalah sebagai berikut:

1) Peter M. Blau

Bentuk struktur sosial menurut Peter M. Blau dibagi menjadi dua yaitu sebagi berikut.
a) Intersected
Suatu struktur sosial dikatakan intersected apabila keanggotaan dalam kelompok-kelompok sosial yang ada bersifat menyilang (interseksi), artinya bahwa keanggotaan dalam kelompok sosial tersebut memiliki latar belakang ras, suku bangsa, ataupun agama yang berbeda.

b) Consolidated
Suatu struktur sosial dikatakan consolidated apabila terjadi tumpang tindih parameter (tolak ukur) dan mengakibatkan penguatan identitas keanggotaan dalam sebuah kelompok sosial.

2) Nasikun
Nasikun berpendapat bahwa dalam konteks Indonesia, struktur sosial dapat dilihat secara horizontal dan vertikal. Struktur sosial horizontal ditandai dengan adanya kesatuan sosial berdasarkan perbedaan suku bangsa, agama, dan adat. Sedangkan struktur sosial vertikal ditandai dengan adanya kesatuan sosial berdasarkan perbedaan lapisan-lapisan sosial,. Struktur sosial horizontal disebut sebagai diferensiasi sosial, sedangkan struktur sosial vertikal disebut juga stratifikasi sosial.v