Belajar Mengenal Sumber tegangan listrik

By On Thursday, August 7th, 2014 Categories : Sains
Gratis Samsung

Listrik merupakan satu energy yang dirasa cukup penting dalam era modern seperti ini . Dengan listrik , semua produk – produk teknologi era modern ini seperti televisi , Komputer , dan lain – lain yang dirasa cukup penting dapat berfungsi dengan baik , bergerak , dan memiliki kekuatan yang cukup besar.

Pada era modern ini , manusia sangatlah bergantung pada listrik . sayangnya listrik bukanlah suatu magic yang bisa muncul dengan sendirinya . Listrik yang kita gunakan sehari – hari berasal dari stasiun pembangkit listrik . Selain dari stasiun pembangkit listrik , listrik pun dapat dihasilkan melalui beberapa sumber . contohnya melalui baterai dan akumulator (aki) .

 

Gaya gerak listrik suatu sumber tegangan listrik

Komponen seperti baterai , atau generator listrik yang mengubah satu jenis energy menjadi energy lain disebut sumber tegangan listrik .

Sebuah rangkaian biasa nya terdiri atas sumber tegangan listrik, beban, volt meter, dan saklar.

Dikatakan terdapat gambar seperti berikut:

Rangkaian diatas terdiri dari sumber tegangan listrik yang berupa baterai , sakelar , dan beban yang berupa lampu pijar. Sebenarnya, beban banyak macamnya, bukan hanya lampu pijar saja, bisa jadi seperti computer, televisi, dan lainnya .

Dalam rangkaian diatas, dapat diketahui bahwa sakelar dalam keadaan tertutup (On) . Maka saat itu terjadilah aliran arus listrik .

Berbeda hal nya dengan rangkaian yang satu ini

Memang , keduanya berisi komponen – komponen yang sama . namun , yang membedakan adalah keadaan sakelar nya . dalam rangkaian kali ini , sakelar berada dalam keadaan terbuka (off) . jadi tidak terdapat arus listrik yang mengalir .

Dari kedua gambar tersebut dapat disimpulkan bahwa “Arus listrik hanya dapat mengalir dalam rangkaian tertutup” .

Sumber tegangan listrik

Selain dalam rangkaian terbuka , arus listrik juga hanya akan mengalir bila terdapat beda tegangan listrik antara dua titik pada kawat penghantar yang dihubungkan dengan sumber tegangan listrik .

Jadi , untuk membangkitkan beda tegangan listrik juga di perlukan sumber tegangan listrik , karena kawat – kawat penghantar dihubungkan dengan sumber tegangan listrik tersebut .

Sumber arus listrik dibedakan menjadi dua jenis ,

Yang pertama , yaitu sumber arus listrik bolak – balik ( AC = Alternatin current) .

Dan yang kedua adalah sumber arus listrik searah (DC = Direct current) .

Sumber arus listrik searah biasanya disebut dengan elemen listrik . Elemen listrik atau alat yang menghasilakn listrik , terdiri atas :

  1. Elemen primer

ð  Sumber teganganga listrik (Elemen elektronika) yang tidak bisa digunakan terus menerus (Tidak bisa diisi ulang) . hal itu disebabkan ,oleh reaksi kimia yang terjadi di dalam elemen tersebut tidak dapat diubah kembali menjadi bahan kimia semula .

ð  Elemen primer , terdiri atas :

  1. Elemen Volta
  • Ditemukan oleh Allesandro Volta ( 1745 – 1827 ) . seorang ahli fisika italia .

–          Terdiri atas dua lempeng (pelat) Logam (Biasa disebut dengan elektrode)

–          Elektroda positif (anode ) (+) : tembaga (Cu)

–          Elektroda negatif (katode) (-) : seng (Zn)

–          Elektrolit( Penghantar arus listrik) : asam sulfat( H2SO4) (Encer)

  • Antara anode dan katode dihubungkan dengan kawat penghantar dan beban (Lampu)
  • Arus listrik konvensional akan mengalir dari Kutub positif (Anode) ke Kutub negatif (Katode) , sedangkan aliran elektron akan terjadi sebaliknya .
  • Agar terjadi aliran listrik arus listrik di dalam larutan harus mengalir dari lempeng seng ke lempeng tembaga (Elektronnya)
  • Elemen volta mengubah energy kimia menjadi listrik . reaksi kimia antara lempeng – lempeng logam dan larutan elektrolit akan menghasilkan arus yang dapat membuat lampu menyala .
  • Kelemahan elemen volta adalah hanya dapat bekerja dalam waktu yang relatif singkat
  • Disebabkan karena adanya polarisasi , jadi volta tidak cocok digunakan sehari – hari
  • Polarisasi adalah peristiwa menempelnya gelembung – gelembung hidrogenpada lempeng tembaga
  • Proses terjadi nya polarisasi : ketika arus listrik mengalir di dalam larutan elektrolit , terjadi penutupan permukaan lempeng tembaga dengan gelembung – gelembung hidrogen
  • Namun , apabila gelembung – gelembung tersebut di bersihkan maka dapar digunakan kembali

 

  1. Elemen lenchanche
  • Perbaikan dari elemen volta
  • Terdiri atas batang karbon sebagai anode (+) dan batang seng sebagai katode (-)
  • Larutan yang digunakan adalah Amonium Klorida (NH4Cl)
  • Untuk menghindari polarisasi digunakan depolarisator yaitu larutan Mangan Dioksida (MnO2) yang dicampur oleh serbuk karbon
  • Antara depolarisator dan elektrolit dipisahkan oleh dinding berpori
  • Menghasilkan arus listrik 1,5 volt dan lebih tahan lama dibandingkan volta

 

  1. Elemen daniell
  • Oleh john daniell (170-1845 , Inggris)
  • Ia mengembangkan untuk menyediakan arus listrik untuk waktu yang lebih lama
  • Terdiri atas silinder tembaga sebagai anode (+) dalam larutan sulfat tembaga (CuSO4) dan batang seng sebagai katode (-) dalam larutan seng sulfat (ZnSO4)
  • Menghasilkan 1,1 volt arus listrik

 

  •  Bagian-bagian Elemen Daniel :

1. Zn : Seng

2. Cu : Tembaga

3. ZnSO4 : Seng Sulfat

4. CuSO4 : Tembaga Sulfat

5. H2SO4 : Asam Sulfat

6. Salt Bridge : Jembatan Garam

7. Volt Meter : Alat untuk mengukur tegangan

  • Cara kerja elemen daniell :

–          Pada Sel Daniel, elektroda Cu dibenamkan dalam larutan tembaga(II) sulfat atau CuSO4 dan elektroda seng sulfat atau ZnSO4.

–          Pada anoda, Zn mengalami oksidasi: Zn(s)? Zn2+(aq) + 2e

–          Pada katoda, Cu mengalami reduksi: Cu2+(aq) + 2e ? Cu(s)

  1. Elemen Kering (Batu baterai)
  • Bagian luar kutub yang berfungsi sekaligus sebagai katode terbuat dari Seng (Zn)
  • Anode (kutub positif) terbuak dari karbon (C) yang biasanya ditutupi dengan kuningan
  • Larutan elektrolitnya ammonium klorida (NH4Cl)
  • Depolarisatornya MnO2 dicampur dengan serbuk karbon
  • Selama elemen bekerja kutub negative (Zn) akan berubah menjadi seng klorida dan terjadi pembebasan hidrogen sehingga seng dan ammonium klorida jumlahnya berkurang
  • Beda potensial pada umumnya 1,5 Volt
Conspiracy of Silence (Tox Files #1), The Girl with All the Gifts, Friday the Rabbi Slept Late (The Rabbi Small Mysteries #1), The Storybook of Legends (Ever After High, #1), The Last One, Justice League, Volume 2: Outbreak, Challenge (Harris Brothers, #1), The Julian Chapter: A Wonder Story, The River Is Dark (A Liam Dempsey Thriller Book 1), Sleeping Sands (The Portal Prophecies #4), Unholy Ghost: Writers on Depression, If Animals Kissed Good Night, #MomFail, The Knocked up Plan, The Lost Symbol (Robert Langdon, #3), The Line, Daughter of the Pirate King (Daughter of the Pirate King, #1), Zone to Win: Organizing to Compete in an Age of Disruption, Twenty Boy Summer, Forever in Love (Montana Brides, #2), 21037870, 21037871, 21037872, 21037873, 21037874, 21037875, 21037876, 21037877, 21037878, 21037879