Beberapa Tumbuhan Herbal Yang Mampu Mengurangi Kolesterol

By On Thursday, February 2nd, 2012 Categories : Artikel

(Beberapa Tumbuhan Herbal Yang Mampu Mengurangi Kolesterol) – Menerapkan gaya hidup moderen memberikan dampak yang sangat buruk, terutama terhadap ancaman kadar kolesterol yang tinggi. Jika kolesterol tidak diperhatikan menjadi momok untuk kesehatan kita dengan terjangkitnya bermacam-macam penyakit termasuk penyakit jantung dan pembuluh darah. Resiko terberatnya adalah gumpalan – gumpalan lemak jahat berupa kolesterol dapat menyumbat aliran darah sehingga memicu serangan jantung dan stroke.  Berikuta adalah beberapa tanaman herbal yang baik untuk menurunkan kolesterol.

1. Jinten Hitam
Jinten hitam dipercaya dapat mencegah penumpukan lemak dan kolesterol dalam tubuh dengan cara menghambat aktivitas enzim fatty acid aynthase. Enzim ini mensintesis asam lemak rantai panjang, bahan baku pembentukan kolesterol dan trigliserida. Bila aktivitas fatty acid aynthesa rendah kolesterol dan trigliserida tidak terbentuk . hasil analisis komposisi lemak hati menunjukkan total kolesterol dan trigliserida lebih rendah daripada kelompok control. Jintan hitam (Habbatussauda’) dapat meningkatkan jumlah sel-sel T yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami.  Habbatussauda’ dapat dijadikan obat untuk penyakit yang menyerang kekebalan tubuh, seperti kanker dan AIDS. Selain itu jinten hitam juga memiliki banyak manfaat untuk meningkatkan daya ingat, konsentrasi dan kewaspadaan. Meningkatkan bioaktivitas hormon, menetralkan racun dalam tubuh, juga mengatasi gangguan tidur dan juga stress. Habbatussauda’ mengandung minyak atsiri dari minyak volatif yang telah diketahui manfaatnya untuk memperbaiki pencernaan.

Secara tradisional minyak atsiri digunakan untuk obat diare. Pada tahun 1992, Jurnal Farmasi Pakistan membuat hasil penelitian yang membuktikan minyak volatile lebih ampuh membunuh strain bakteri V Cholera dan E Coli dibandingkan dengan antibiotik seperti ampicilin dan tetrasiklin.Jinten hitam juga bias membantu Ibu menyusui untuk melancarkan ASI. Sebagai penambah nutrisi pada ibu hamil dan balita. Habbatussauda’ sangat baik untuk menjaga kelembaban, kehalusan dan keremajaan kulit. Kaya akan kandungan nutrisi sebagai tambahan energi sangat ideal untuk orang yang berusia lanjut, terutama untuk menjaga daya tahan tubuh dan revitalitas sel otak agar tidak cepat pikun. Habbatussauda’ mengandung 15 macam asam animo penyusun isi protein termasuk di dalamnya 9 asam amino esensial. Asam amino tidak dapat diproduksi oleh tubuh dalam jumlah yang cukup, oleh karena itu harus diperoleh dari makanan.

2. Bawang Putih
Bawang putih atau allium sativum adalah herbal semusim berumpun yang memiliki ketinggian 60 cm. Tanaman ini banyak ditanam di ladang-ladang di daerah pegunungan yang cukup mendapat sinar matahari. Batangnya batang semu dan berwarna hijau. Bagian bawahnya bersiung-siung, bergabung menjadi umbi besar berwarna putih. Tiap siung terbungkus kulit tipis dan kalau diiris baunya sangat tajam. Daunnya berbentuk pita (pipih memanjang), tepi rata, ujung runcing, beralur, panjang 60 cm dan lebar lebar 1,5 cm berakat serabut. Bunganya berwarna putih, bertangkai panjang dan berbentuk payung. Bawang putih mengandung minyak atsiri, yang bersifat anti bakteri dan antiseptic. Kandungan allicin dan allin berkaitan dengan daya anti kolesterol. Daya ini mencegah penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi dan lain-lain. Selain itu umbi batang ini mengandung kalsium, saltivine, Diallysulfide, alilpropil-disulfida:anti cacing, belerang protein, lemak, fosfor, besi serta vitamin A, B1 dan C.

Sekarang ada lebih dari 12 studi yang dipublikasikan di seluruh dunia yang memastikan bahwa bawang putih dalam berbagai bentuk dapat menurunkan kolesterol. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa bawang ini dapat menyembuhkan tekanan darah tinggi, penyakit jantung. Suplemen bawang merupakan bagian terpenting dalam penyembuhan kolesterol tinggi. Secara keseluruhan, penurunan terjadi sebesar 12 % dari total kolesterol. Penurunan ini terjadi setelah 4 minggu perawatan. Selain manfaat tersebut bawang putih juga baik untuk meningkatkan stamina, mengontrol gejala diabetes, mempunyai kandungan untuk memerangi kanker, terutama kanker perut dan usus besar. Organosulfida yang terkandung dalam bawang putih membantu hati memproses senyawa kimia beracun, termasuk senyawa kimia yang menyebabkan kanker beberapa penelitian epidemiologis menunjukan bahwa orang yang banyak mengkonsumsi bawang putih lebih rendah resikonya terkena kanker perut dan usus besar.

3. Jati Belanda
Ekstrak daun jati belanda mengandung senyawa tannin, dammar triterpen, alkaloid, flavonoid, dan asam fenol yang berkhasiat meningkatkan metabolisme tubuh dan menurunkan kolesterol dalam darah. Jati belanda juga juga dipercaya dapat melangsingkan tubuh dan mengurangi timbunan lemak. termasuk dalam famili Sterculiaceae, nama daerah jenis ini di Sumatera: jati belanda (Melayu); Jawa: jati londo (Jawa Tengah). Tumbuhan ini berhabitus pohon tinggi bisa mencapai 20 meter dan tumbuh di daerah dataran rendah.

4. Sambung Nyowo
Untuk herbal yang satu ini termasuk jenis herbal yang sangat baik untuk mengatasi kolesterol. Sambung nyowo mengandung ekstrak etanol yang jika diminum dengan dosis optimal selama tujuh hari dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida darah secara signifikan.

5. Asam Jawa
Daun tumbuhan ini dapat digunakan sebagai obat kolesterol tinggi dengan kandungan kimia saponin, flavonoid dan tanin. Termasuk dalam famili Caesalpiniaceae.

6. Belimbing Manis
Daun dan batangnya mengandung asam oksalat sehingga rasanya asam dan air perasan belimbing dapat digunakan sebagai penghilang karatan pada logam. Buah tumbuhan ini dapat digunakan sebagai obat kolesterol tinggi dengan kandungan kimia glukosa, protein, lemak, kalsium, phospor, besi dan vitamin A, B, C. Tumbuhan belimbing termasuk dalam famili Oxalidaceae.

7. Tempuyung
Daun tumbuhan ini dapat digunakan sebagai obat penurun kadar kolesterol dengan kandungan kimia saponin, flavonoida, politenol, alfa-lactucerol, beta-lactucerol, manitol, inositol, silika, kalium, taraksasterol. Tumbuhan ini berhabitus herba semusim dengan tinggi bisa mencapai 2 m, tumbuh liar di tempat terbuka yang terkena sinar matahari atau sedikit terlindung, seperti di tebing, tepi saluran air, batu, tumbuh pada daerah dengan ketinggian 50 – 1.650 m dpl.

8. Kemuning
Daun tumbuhan ini dapat digunakan sebagai obat penurunan kadar kolesterol dalam darah dengan kandungan kimia alkaloid, flavonoid, steroid dan tanin. Tumbuhan ini berhabitus pohon kecil (perdu), mempunyai variasi morfologi besar sekali, tinggi pohon bisa mencapai 8 m. Jenis ini tumbuh liar di semak belukar, tepi hutan atau ditanam orang sebagai tanaman hias pada dataran rendah sampai ketinggian 400 mdpl. Tumbuhan kemuning termasuk ke dalam famili Rutaceae.