Beberapa Faktor Penyebab Perut Buncit

(Beberapa Faktor Penyebab Perut Buncit) – Perut buncit? apakah anda seseorang yang memiliki perut buncit? Inilah penyebab perut menjadi buncit atau perut gendut,  ada 4 faktor penyebab perut buncit, diantaranya adalah:

1) Makanan yang banyak mengandung lemak.
Percayalah bahwa setiap makanan yang masuk ke dalam mulut akan berbanding lurus dengan intensitas olahraga yang harus kita lakukan. Jadi, jika kita masih kebingungan mengapa perut buncit tak mau hilang, coba perhatikan berapa banyak gula yang kita konsumsi. Ketika berbicara mengenai gula, jenisnya banyak sekali, mulai dari gula murni, gula refinerasi, hingga gula-gula yang ada dalam makanan atau minuman kita. Untuk menghindarinya, kita perlu mengganti semua itu dengan makanan yang lebih crunchy.

Selain gula, ada juga makanan yang terbuat dari tepung, seperti roti, mi, hingga nasi. Makanan-makanan ini memproduksi gas ketika masuk ke dalam usus besar. Inilah yang kemudian membuat perut kita terasa lebih buncit.

Plus makanan-makanan tersebut memang tinggi karbohidrat, lagi-lagi akan diubah menjadi glukosa atau gula ketika masuk ke dalam tubuh. Apabila kita tidak melengkapi dengan olahraga, proses pemecahan glukosa akan melambat yang kemudian disimpan menjadi lemak dalam otot.

2) Minuman Berkarbonasi Salah satu Penyebab Perut Buncit
Minuman berkarbonasi adalah minuman yang mengandung karbon dioksida. Gas ini ketika masuk ke dalam perut akan memperlambat proses pencernaan makanan sehingga menumpuk menjadi lemak.

3) Tidak Pernah Melakukan Olahraga Angkat Beban.
University of Pennsylvania mengamati 164 responden perempuan. Berdasarkan intensitas mereka melakukan olahraga angkat beban disimpulkan, responden yang  2 kali seminggu melakukan latihan angkat beban selama 1 jam mengalami penyusutan lemak perut hingga 15 persen dibandingkan yang tidak latihan angkat beban sama sekali. Tak hanya itu, mereka yang latihan angkat beban juga berhasil mengurangi total lemak dalam tubuh sebanyak 4 persen.

4) Melakukan Sit Up yang Salah.
Sebenarnya sit up yang standar saja jika kita melakukannya dengan benar akan memberikan manfaat yang besar terhadap pengikisan lemak-lemak di perut. Saat mengangkat kepala ke atas, pastikan punggung dan pundak kita bergerak dalam satu gerakan lurus. Angkat kepala sejauh yang kita mampu dan rasakan perut berkontraksi.

Source: kompas.com

(Beberapa Faktor Penyebab Perut Buncit) – Perut buncit? apakah anda seseorang yang memiliki perut buncit? Inilah penyebab perut menjadi buncit atau perut gendut,  ada 4 faktor penyebab perut buncit, diantaranya adalah:Makanan yang banyak mengandung lemak.
Percayalah bahwa setiap makanan yang masuk ke dalam mulut akan berbanding lurus dengan intensitas olahraga yang harus kita lakukan. Jadi, jika kita masih kebingungan mengapa perut buncit tak mau hilang, coba perhatikan berapa banyak gula yang kita konsumsi. Ketika berbicara mengenai gula, jenisnya banyak sekali, mulai dari gula murni, gula refinerasi, hingga gula-gula yang ada dalam makanan atau minuman kita. Untuk menghindarinya, kita perlu mengganti semua itu dengan makanan yang lebih crunchy.Selain gula, ada juga makanan yang terbuat dari tepung, seperti roti, mi, hingga nasi. Makanan-makanan ini memproduksi gas ketika masuk ke dalam usus besar. Inilah yang kemudian membuat perut kita terasa lebih buncit.

Plus makanan-makanan tersebut memang tinggi karbohidrat, lagi-lagi akan diubah menjadi glukosa atau gula ketika masuk ke dalam tubuh. Apabila kita tidak melengkapi dengan olahraga, proses pemecahan glukosa akan melambat yang kemudian disimpan menjadi lemak dalam otot.

Minuman Berkarbonasi Salah satu Penyebab Perut Buncit
Minuman berkarbonasi adalah minuman yang mengandung karbon dioksida. Gas ini ketika masuk ke dalam perut akan memperlambat proses pencernaan makanan sehingga menumpuk menjadi lemak.

Tidak Pernah Melakukan Olahraga Angkat Beban.
University of Pennsylvania mengamati 164 responden perempuan. Berdasarkan intensitas mereka melakukan olahraga angkat beban disimpulkan, responden yang  2 kali seminggu melakukan latihan angkat beban selama 1 jam mengalami penyusutan lemak perut hingga 15 persen dibandingkan yang tidak latihan angkat beban sama sekali. Tak hanya itu, mereka yang latihan angkat beban juga berhasil mengurangi total lemak dalam tubuh sebanyak 4 persen.

Melakukan Sit Up yang Salah.
Sebenarnya sit up yang standar saja jika kita melakukannya dengan benar akan memberikan manfaat yang besar terhadap pengikisan lemak-lemak di perut. Saat mengangkat kepala ke atas, pastikan punggung dan pundak kita bergerak dalam satu gerakan lurus. Angkat kepala sejauh yang kita mampu dan rasakan perut berkontraksi.

Source: kompas.com

Tags:

, , , , ,
(Kelebihan Berat Badan atau Obesitas ternyata dapat menular melalui bakteri) – Saling mengikuti kebiasaan makan diantara teman memang dapat menularkan kegemukan. Namun, pada suatu penelitian baru-baru ini diketahui bahwa kegemukan bisa menular melalui bakteri yang tak jauh beda dengan penyakit lainnya. Pada penelitian yang dipublikasikan oleh Jurnal Nature, sebuah tikus direkayasa sampai mengalami kelainan sistem @more..
Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang berkembang di luar rahim, biasanya di salah satu saluran tuba. Gejalanya bisa berupa kram, sakit perut dan pendarahan vagina. Nyeri dapat disebabkan oleh tabung pecah, yang merupakan keadaan darurat medis yang membutuhkan operasi segera. Pengobatan untuk kehamilan ektopik non-darurat dapat mencakup obat-obatan atau operasi. Selama ovulasi, telur (ovum) dilepaskan dari @more..
Vitamin D – sumber yang mengandung vitamin D terdapat pada minyak ikan, susu, telur, keju, dan lain-lain – Penyakit yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin D dapat mengakibatkan gigi akan lebih mudah rusak, otok bisa mengalami kejang-kejang, pertumbuhan tulang tidak normal yang biasanya betis kaki akan membentuk huruf O atau X. @more..
Penderita asma yang kekurangan vitamin D akan mengalami pemburukan penyakit asma. Defisiensi vitamin ini diduga akan menghalangi reaksi terhadap pengobatan steroid yang sering dipakai dalam obat pelega dan pengontrol asma. Dalam risetnya, para peneliti di National Jewish Health (NJH) di Denver mengukur tingkat vitamin D dari 50 penderita asma dan menilai fungsi paru-paru, hyper-responsiveness saluran @more..