Beberapa Bidang Usaha Dalam Koperasi

Berdasarkan atas bidang usahanya, koperasi dapat digolongkan dalam beberapa kelompok, yaitu koperasi konsumsi, koperasi produksi, koperasi pemasaran, koperasi kredit, dan koperasi jasa.

1) Koperasi konsumsi
Koperasi konsumsi adalah koperasi yang berusaha dalam bidang penyediaan barang-barang kebutuhan sehari-hari. Jenis konsumsi yang dilayaninya sangat tergantung pada latar belakang kebutuhan anggotanya.
Misalnya koperasi konsumsi dalam lingkungan pelajar biasanya menjual alat-alat tulis, buku-buku, serta alatalat keperluan belajar lainnya, dan sebagainya.

2) Koperasi produksi
Koperasi produksi adalah koperasi yang kegiatan utamanya melakukan pengolahan bahan baku menjadi barang setengah jadi. Selain memproduksi barang, koperasi juga melakukan pemasaran barang-barang yang telah dihasilkannya tersebut. Misalnya koperasi pengrajin batik, koperasi peternakan, dan sebagainya.

3) Koperasi pemasaran
Koperasi pemasaran adalah koperasi yang dibentuk terutama untuk membantu para anggotanya dalam memasarkan barang-barang yang mereka hasilkan. Contohnya koperasi pemasaran elektronik, koperasi alat-alat tulis kantor, dan sebagainya.

4) Koperasi kredit
Koperasi kredit disebut juga koperasi simpan pinjam. Koperasi kredit adalah koperasi yang usahanya memupuk simpanan dari para anggota dan memberikan pinjaman uang kepada para anggota dengan bunga rendah, syarat mudah, dan angsuran ringan. Misalnya koperasi simpan pinjam dengan anggota petani, koperasi simpan pinjam dengan anggota nelayan, dan sebagainya.

5) Koperasi jasa
Koperasi jasa ialah koperasi yang memberi layanan atau jasa kepada para anggotanya. Contohnya koperasi angkutan, koperasi perumahan, koperasi asuransi, dan sebagainya.

Tags: ,

Dalam matematika, tidak ada satu pun definisi yang mencukupi untuk menyatakan konsep dalam segala situasi yang digunakan. Konsekuensinya, matematikawan membagi sejumlah definisi dimensi ke dalam tipe-tipe yang berbeda. Semuanya didasarkan pada konsep dimensi Euclides beruang-n, E n. * Titik E 0 adalah dimensi-0, * Garis E E 1 adalah dimensi-1, * Bidang E 2 adalah @more..
Cara Mengembangkan Potensi Diri – Setiap manusia tentu diberi anugerah kecerdasan yang berbeda-beda dan inilah yang membuat unik setiap manusia. Oleh karena itu kita perlu mengetahui potensi apa yang kita miliki. Lalu bagaimana cara mengetahui potensi yang ada pada diri kita? Berikut beberapa cara untuk mengetahui dan mengembangkan Potensi diri : 1. Kenali Betul Potensi @more..
(Teori Kontraksi dan Teori Laurasia Gondwana: Bentuk Permukaan Bumi) – Teori Pekembangan Bentuk Muka Bumi: 1. Teori Kontraksi Terbentuknya Permukaan Bumi Menurut teori ini, Bumi telah mengalami pendinginan dalam jangka waktu yang sangat lama. Massa yang panas bertemu dengan udara dingin membuatnyamengerut. Zatyang berbeda-beda menyebabkan pengerutan yang tidak sama, antara tempat satu dengan tempat yang @more..
Sistem Hukum di Indonesia Sebagai Bagian dari Sistem Norma Sistem norma yang berlaku bagi manusia sekurang-kurangnya terdiri atas 4 unsur norma, yakni norma moral, norma agama, norma etika dan norma sopan santun serta norma hukum. Keempat norma kehidupan tersebut berjalan secara sistematik, simultan bagi manusia,artinya saling bertautan, berhubungan dan saling melengkapi antara yang satu dengan @more..
Etiologi Diabetes Militus – Seperti yang diwartakan oleh prodia.co.id bahwa Diabetes Melitus terjadi karena kekurangan jumlah hormon insulin atau kurang sempurnanya kerja insulin, yaitu hormon yang bertugas membawa glukosa (gula) darah ke dalam sel untuk pembentukan energi. Dalam keadaan sehat, tubuh kita akan menyerap glukosa dalam jumlah yang tepat dari makanan, kemudian menyimpan sisanya. Glukosa @more..