Bahaya! Karena Hal ini, Remaja Rela Gantung Diri

By On Monday, January 4th, 2016 Categories : News
Advertisement

BATAM – Gunawan Hendra Limbong (20), warga Kaveling Bukit Kamboja, Blok W Nomor 6, nekat gantung diri di kusen pintu kamarnya, Selasa (4/1) sore. Ibu kandungnya Mahdarita dan kaka kandungnya Sri Hartini Limbong tak kuasa menahan tangis melihat korban tak bernyawa lagi.

Informasi yang dihimpun, orang yang pertama kali melihat kejadiannya Sri saat ingin pergi ke kamar mandi. Baru keluar dari kamar, dia melihat Hendra sudah tergantung di kusen pintu kamar menggunakan kabel.

Hendra nekat mengakhiri hidupnya diduga karena sering melihat kedua orang tua bertengkar karena ulahnya. Sehingga korban selalu terpikir dengan perbuatannya.

Ketua RT Kaveling Kamboja, Anwar mengatakan, setelah mengetahui kejadian ini langsung mendatangi rumah korban. Waktu dia datang korban sudah terbaring dengan kondisi tak bernyawa lagi.

Dia menuturkan korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri menggunakan kabel. Setelah kejadian polisi dari Polsek Sagulung langsung datang ke rumah korban. Kemudian korban langsung darikan ke Rumah Sakit Badan Pengusaha Batam (RSBP) di Sekupang.

“Saya datang sudah meninggal. Dia (korban) gantung diri di kusen kamar nomor dua dari pintu masuk. Sebelah kamar ibunya. Polisi tadi Subuh sudah datang dan bawa ke RSBP,” kata Anwar di rumah duka.

Terpisah, Kanitreskrim Polsek Sagulung Ipda Iwan Nopriawan membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan, korban meninggal karena gantung diri karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan setelah divisum di RSBP Batam.

“Iya, tadi kita sudah ke rumah duka. Meninggal karena gantung diri. Kita tidak temukan tanda-tanda kekerasan,” kata Iwan di Polsek Sagulung.

Iwan menuturkan sebelum korban gantung diri, dia (korban) mengirimkan pesan singkat dari handphone kepada kedua orangtuanya, bunyi pesannya “Abang minta maaf sudah merepotin keluarga, kalau memang gara-gara abang, bapak dan mama berantam terus, saya mending pergi saja.” Dia menyampaikan kalau orangtua korban akhir-akhir ini sering berantam di rumah.

“Korban sebelumnya minta maaf melalui pesan singkat yang dikirimnya kepada orangtuanya. Sudah kita seraghkan kepada keluarganya,” kata Iwan.

dipublikasikan :
oleh : Muhammad Bunga Ashab
pada : Senin, 4 Januari 2016 ? 19:00 WIB
website :sumber http://daerah.sindonews.com/read/1074329/194/merasa-bersalah-melihat-orang-tua-bertengkar-remaja-gantung-diri-1451904593

Advertisement (Dibawah ini adalah Iklan)
loading...