Bagaimana Proses Terbentuknya Batuan Mineral?

By On Monday, April 10th, 2017 Categories : Artikel

Batuan vulkanik merupakan batuan yang membeku di permukaan bumi dengan cepat. Batuan dan mineral yang terdapat pada permukaan bumi dipengaruhi oleh kondisi atmosfer dan organisme yang tumbuh. Batuan akan terurai melalui proses pelapukan, yang hasil dan residunya membentuk mineral sekunder.

Adapun proses pembentukan batuan mineral terjadi akibat 2 peristiwa.

1. Pelapukan.
Pelapukan sendiri bisa terjadi secara fisik dan kimia, pelapukan fisik hanya memepengaruhi tampilan luarnya saja menjadi partikel yang lebih halus sehingga permukaan spesifik naik tanpa menyebabkan perubahan komposisi kimia namun sangat diperlukan sebelum terjadinya pelapukan kimia. Sedangkan pelapukan kimia menghasilkan material yang memiliki komposisi berbeda dengan bahan aslinya (proses disolusi, hidrolisis, asidolisis, dan oksidasi). Agen utama terjadinya proses pelapukan kimia adalah H2O, CO2, O2, dan ion H+.

2. Neoformasi Mineral

Kemungkinan struktur dasar mineral dapat bertahan dan tidak mengalami kerusakan, sebagian rusak, atau keseluruhan hancur menjadi ion atau kolid bergantung pada intensitas dan panjang waktu pelapukan. Tahap pelapukan menghasilkan mineral sekunder, yang juga dapat terbentuk melalui proses sintesis ion dan koloid hasil pelapukan. Hidroksida dan oksida terbentuk sebagai mineral sekunder hasil oksidasi pelapukan.