Bagaiman Proses Terbentuknya Awan?

By On Wednesday, April 12th, 2017 Categories : Sains

Awan merupakan salah satu benda penghias langit pada sore hari. Awan akan berwarna cerah ketika cuaca sedang cerah dan akan terlihat gelap ketika mendung mulai bergerak, awan lebih sering terlihat menggumpal namun juga bisa berubah bentuk seperti sisik ikan atau terlihat seperti serat.

Awan dapat terbentuk jika terjadi kondensasi uap air di atas permukaan bumi. Udara yang mengalami kenaikan akan mengembang secara adiabatik karena tekanan udara di atas lebih kecil daripada tekanan di bawah. Partikel-partikel yang disebut dengan aerosol inilah yang berfungsi sebagai perangkap air dan selanjutnya akan membentuk titik-titik air. Selanjutnya aerosol ini terangkat ke atmosfer, dan bila sejumlah besar udara terangkat ke lapisan yang lebih tinggi, maka ia akan mengalami pendinginan dan selanjutnya mengembun. Kumpulan titik-titik air hasil dari uap air dalam udara yang mengembun inilah yang terlihat sebagai awan. Makin banyak udara yang mengembun, makin besar awan yang terbentuk.

Ada beberapa jenis awan yang harus kita ketahui, jenis awan di bedakan menjadi tiga golongan menurut tempat atau ketinggiannya.

Awan rendah meliputi awan:

  1. Kumolonimbus
  2. Kumulus
  3. Nimbo Stratus
  4. Stratus
  5. Strato Kumulus

Awan tengah:

  1. Alto Stratus
  2. Alto Kumulus

Awan tinggi:

  1. Siro Kumulus
  2. Nimbus
  3. Siro stratus

Tersebut adalahbeberapa jenis dan pengelompokan awan, semoga bermanfaat dan pastinya membantu.