Asal Usul Banyuwangi

By On Tuesday, February 18th, 2014 Categories : Cerita

Adanya Banyuwangi mulanya berasal dari salah satu dongeng,yaitu cerita legenda Sritanjung-Sidopekso. Dahulu ada salah satu Raja bernama Prabu Sulakrama,dia mempunyai seorang patih yang bernama Raden Sidopekso. Sidopekso mempunyai seorang yang sangat cantik sehingga Raja Sulakrama jatuh hati pada Sritanjung. Agar raja dapat menggoda Sritanjung,Raja menyuruh Sang Patih menjalankan perintahnya yang kira-kira membutuhkan waktu yang cukup lama.

Selama Sidopekso pergi,raja mencari cara agr dirinya bisa menggoda Sri Tanjung. Namun ternyata keinginannya tersebut tidak terlaksana. Ketika Raden Sidopekso telah selesai menjalankan tugasnya,dia segera menemui raja. raja sangat marah karena keiginannya tidak dapat terpenuhi.

Sang raja memfitnah Sritanjung bahwa selama Sidopekso pergi Sritanjung main serong dengan orang lain. Mendengar itu Sidopekso segra pulang ke rumahnya. Di rumahnya Sidopekso tidak bisa membendung amarahnya pada Sritanjung. Dia menuduh Sritanjung menghianati dirinya. Sritanjung mencoba menjelaskan sebenarnya yang terjadi. Namun Sidopekso mengelaknya dan berniat membunuh Sritanjung.

Sritanjung di bawa olehnya ke pinggir sungai. Dengan rasa mensal,Sritanjung mencoba menceritakan hal yang sebenarnya terjadi dan menolak tuduhan suaminya. Namun mendengar kata-kata istrinya, amarah Sidopekso semakin berkobar. Untuk mencoba membuktikan rasa setianya pada suaminya,Sritanjung meminta agar Sidopekso membunuhnya. Permintaan terakhirnya adalah agar jasadnya di hanyutkan ke sungai yang keruh. Dia berpesan apabila air sungai tersebut berbau amis,maka benar bahwa dia telah melakukan kesalahan.

Patih Sidopeksi tak dapat lagi membendung amarahnya,dia langsung menancapkan kerisnya ke dada Sritanjung,seketika itu Sritanjung meninggal. Lalu mayad Sritanjung segera di tenggelamkan ke sungai. Setelah beberapa saat Sidopekso sangat kaget,air yang tadinya keruh beruah menjadi bening seperti kaca. Selain itu air tersebut menyebarkan bau harum. Merasakan itu Sidopekso sangat menyesal dengan apa yang telah di perbuatnya pada Sritanjung. Dia marah-marah pada dirinya sendiri sambil berteriak-teriak layaknya orang gila. Dia berjalan sempoyongan dan akhirnya tercebur ke pinggir sungai. Tanpa terasa Sidopekso mengucapkan Banyuwangi……. Banyuwangi…… Banyuwangi………. . Hingga akhirnya orang-orang menamai daerahnya BANYUWANGI.

Pesan moral:
-Janganlah mudah mempercayai kata-kata orang,karena belum pasti itu benar.
-Sebagai pemimpin janganlah suka memaksakan kehendak sendiri dan menindas yang kecil.

Keunikan cerita:
Ternyata nama Banyuwangi ada karena bukti setia seorang istri pada suaminya.