Apakah Suhu Mempengaruhi Aktivitas Enzim

By On Saturday, February 18th, 2017 Categories : Sains

Enzim adalah molekul protein penting untuk semua sistem kehidupan dalam mengatur dan meningkatkan tingkat reaksi kimia untuk menghasilkan produk tertentu.

Mempertahankan keseimbangan yang benar dari enzim dalam sistem hidup sangat penting untuk kesehatan dan mengurangi kebutuhan sistem untuk energi. Kegiatan katalis biologis ini khusus dipengaruhi oleh suhu lingkungan.

Suhu rendah pada Aktivitas Enzim

Suhu yang lebih rendah berarti bahwa molekul dalam sistem hidup yang bergerak lebih lambat dan memiliki energi kinetik yang lebih rendah. Molekul harus bertabrakan untuk reaksi terjadi, jadi jika suhu terlalu rendah dan partikel yang bergerak perlahan, kesempatan bagi molekul enzim berbenturan dengan substrat (bahan kimia tertentu dapat bereaksi) jauh lebih rendah. Suhu di mana enzim mulai bereaksi disebut “energi aktivasi.” Pada suhu rendah, reaksi enzim terjadi lebih lambat, dan jika suhu terlalu rendah, reaksi mungkin tidak terjadi sama sekali.

Suhu Tinggi pada Aktivitas Enzim

Suhu yang lebih tinggi dalam sistem hidup berarti kesempatan untuk energi aktivasi dicapai meningkat karena energi kinetik dari sistem yang lebih besar. Energi kinetik yang lebih besar berarti lebih banyak tabrakan yang mungkin antara enzim dan substrat, dan tingkat enzim reaksi ini meningkat. Pada suhu yang sangat tinggi enzim dapat “mengubah sifat sesuatu benda,” yang berarti panas menyebabkan mereka kehilangan bentuk aslinya yang diperlukan bagi mereka untuk bereaksi. Karena itu, jika suhu terlalu tinggi, penurunan laju reaksi terjadi sebagai akibat denaturasi dari enzim.

Suhu optimal pada Aktivitas Enzim

Suhu di mana tingkat maksimum reaksi enzim yang terjadi disebut “suhu optimum” enzim, dan setiap enzim memiliki suhu optimum yang berbeda. Sistem kehidupan yang disesuaikan dengan lingkungan mereka, sebuah udang Alaska akan bertahan suhu jauh lebih dingin daripada bakteri yang hidup di air mancur dari air panas.

Bakteri geyser tak bisa eksis dengan mudah di laut Alaska dingin karena tidak hanya akan enzim yang tidak pernah mencapai suhu optimal mereka, tetapi enzim mungkin tidak pernah mencapai energi aktivasi mereka. Sebaliknya, udang Alaska tidak akan melakukannya dengan sangat baik yang tinggal di mata air panas karena enzim mereka mungkin akan mengubah sifat dan berhenti bereaksi. Sebuah eksperimen untuk mengkaji bagaimana temperatur mempengaruhi aktivitas enzim dalam sumber daya.

25917207, 25917208, 25917209, 25917210, 25917211, 25917212, 25917213, 25917214, 25917215, 25917216, 25917217, 25917218, 25917219, 25917220, 25917221, 25917222, 25917223, 25917224, 25917225, 25917226, 25917227, 25917228, 25917229, 25917230, 25917231, 25917232, 25917233, 25917234, 25917235, 25917236, 25917237, 25917238, 25917239, 25917240, 25917241, 25917242, 25917243, 25917244, 25917245, 25917246