Apakah Fungsi Saraf vagus?

By On Tuesday, February 21st, 2017 Categories : Sains

Tubuh manusia memiliki 12 pasang saraf kranial menghubungkan sistem tubuh utama langsung ke otak, dan masing-masing sepasang saraf melayani fungsi tertentu.

Salah satunya adalah saraf vagus, dan tujuannya adalah untuk menginervasi organ tubuh, yang dikenal secara kolektif sebagai visera. Secara khusus, fungsi saraf vagus adalah untuk relay sinyal antara otak dan berbagai sistem tubuh untuk mengatur detak jantung, berbicara, berkeringat, tekanan darah, pencernaan, produksi glukosa, dan aspek-aspek tertentu dari pernapasan. Tidak hanya adalah saraf yang bertanggung jawab untuk menginervasi organ, tetapi juga mengontrol otot rangka tertentu, seperti laring.

Saraf kranial X, ini juga dikenal sebagai saraf vagus, berfungsi sebagai jalur komunikasi antara otak dan visera tersebut. Kedua output dari otak dan masukan dari berbagai sistem organ melakukan perjalanan bersama berbagai serat saraf yang membentuk saraf ini, sehingga mengkomunikasikan status dari berbagai organ adalah fungsi utama dari saraf.

Hingga 90% dari serabut saraf yang berhubungan dengan saraf kranial X saraf sensorik atau aferen yang menyampaikan informasi kembali ke otak.

Nama lain untuk saraf vagus adalah saraf pneumogastric, karena tanggung jawabnya untuk menginervasi perut dan paru-paru. Selain itu, fungsi otonom atau involuntary paru-paru dikendalikan oleh serabut saraf dan cabang yang berhubungan dengan saraf vagus. Fungsi sensorik dan motorik lambung juga dikendalikan oleh itu, ketika makan, misalnya, sensasi yang penuh ditransmisikan ke otak oleh saraf ini. Enzim pencernaan yang diproduksi dan dirilis sesuai dengan input.

Serat parasimpatis, jaringan sensorik pada area tubuh antara leher pada batang bawah, menentang serat simpatik untuk membantu mengatur berbagai fungsi tubuh. Misalnya, saraf vagus memasok serat parasimpatis untuk jantung, di samping ke organ lain. Harus perlu timbul, saraf mengeluarkan neurotransmitter yang bertanggung jawab untuk menurunkan denyut jantung atau menurunkan tekanan darah melalui serat ini. Demikian juga, serat yang sama bertindak untuk membuka laring saat bernafas dan bergerak berbagai otot mulut untuk memungkinkan berbicara.

Banyak sistem lain bergantung pada berfungsinya saraf vagus untuk berkomunikasi kebutuhan ke otak. Persarafan dari saluran telinga luar adalah tanggung jawabnya. Selain itu, produksi glukosa menurun bila hati mengirimkan insulin tertentu dan informasi enzim ke otak sepanjang serabut Vagi. Fungsi lainnya termasuk transmisi sensasi rasa, mengendalikan otot-otot yang bertanggung jawab untuk menelan dan batuk, dan memicu kelenjar keringat untuk membantu mengatur suhu tubuh.