Apa sajakah unsur gas pembentuk atmosfer bumi?

By On Monday, April 10th, 2017 Categories : Artikel

Bumi merupakan satu-satunya susunan tata surya yang berpenghuni, bumi memiliki selubung yang berlapis-lapis berupa lapisan udara yang sering disebut dengan atmosfer. Lapisan atmosfer terdiri dari berbagai macam unsur gas, yang di dalamnya dapat menghasilkan pembentukan ataupun perubahan cuaca maupun iklim di bumi.

Manfaat utama dari atmosfer bumi adalah sebagai pelindung dari paparan sinar matahari yang belum terfilter dan meteor-meteor atau benda langit berbahaya yang akan masuk ke bumi. Adapun gas yang menyusun atmosfer bumi adalah sebagai berikut:

komposisi atmosfer kering (tanpa kandungan air) saat ini adalah Nitrogen (78,1%), Oksigen (21%), Argon (0,9 %), dan Karbondioksida (0,03 %). Selain itu terdapat berbagai jenis gas-gas pada level yang sangat kecil (kurang dari 0,002%) seperti Neon (Ne), Helium (He), Metana (CH4), Kripton (Kr), Hidrogen (H2), Nitous oksida (NOx), Xenon (Xe), Sulfur oksida (SOx), Ozon (O3) Ammonia (NH3), Karbon monoksida (CO), dan sebagainya.

Gas-gas penyusun dengan konsentrasi relatif tetap (permanent gases) pada kondisi normal terdiri atas Nitrogen (N2), Oksigen (O2), Argon (Ar), Neon (Ne), Helium (He), Hydrogen (H2), Xenon (Xe). Sedangkan gas-gas penyusun dengan konsentrasi bervariasi (variable gases) pada kondisi normal, tergantung latitude dan kondisi atmosfer setiap saat. Gas-gas tersebut diantaranya adalah uap air (H2O) sekitar 0-4%, karbondioksida (CO2) sekitar 0,038%, methana (CH4) sekitar 0,00017%, dinitrogen oksida (N2O), ozone (O3), dan kloroflorokarbon (CFCs) dalam kadar sangat kecil.