Apa saja Ciri-ciri umum Angiospermae part1

By On Friday, February 17th, 2017 Categories : Sains

Tumbuhan berbunga (Magnoliophyta) adalah yang paling sukses dari semua kelompok tumbuhan dalam hal keanekaragaman mereka. Kelompok ini mencakup lebih dari 250.000 spesies, dan setidaknya 12.000 genera.

Kelompok ini biasanya disebut sebagai angiospermae karena, seperti namanya, benih mereka diapit karpel (dalam karpel). Karpel adalah fitur utama yang membedakan angiosperma dari gimnosperma. Angiosperma hidup di semua habitat daratan dan perairan di bumi. Kecuali hutan konifer dan lumut Tundra, angiosperma mendominasi semua zona vegetasi terestrial utama.

Angiosperma adalah tanaman berbunga di dunia, yang merupakan anggota Filum Angiospermae, kadang-kadang disebut “Divisi Anthophyta.” Nama “angiosperma” berasal dari bahasa Yunani “angeion,” yang berarti “wadah,” dan “sperma,” yang berarti “benih”, seperti tanaman berbunga bereproduksi dengan mengembangkan benih tertutup. Angiosperma adalah tumbuhan vaskular yang seringkali menarik ketika bereproduksi, harum dan cerah sumbu reproduksi berwarna dan karpel yang terkait dan kelopak, yang umumnya dikenal sebagai bunga.

Ciri-ciri Angiospermae

1. Sistem akar serabut dan akar Tunggang
2. Batang Bermacam-macam, bercabang / tidak
3. Batang berkambium atau tidak
4. Kebanyakan berdaun lebar, tunggal/majemuk dengan komposisi yg beraneka Ragam
5. Beranekaragam sistem Pertulangan
6. Bunga ada, tersusun dari sporofil dan bagian-bagiannya
7. Bakal biji tertutup oleh daun buah
8. Daun pipih, tulang daun beraneka ragam
9. Makroskofil membentuk badan yang disebut putik dengan bakal biji didalamnya (tidak tampak)
10. Makrosporofil dan mikrosporofil (benangsari) terpisah atau terkumpul dalam satu bunga
11. Ada yang berkambiun dan ada yang tidak, ada yang menebal sekunder dan ada yang tidak
12. Berkas pembuluh pengangkutan ada yang kolateral terbuka, ada yang tertutup, ada yg bikolateral
13. Xylem terdiri dari trakea dan Trakeida
14. Floem dengan sel-sel pengiring
15. Terjadi pembuahan ganda
16. Alat reproduksi disebut bunga

Reproduksi Angiospermae

Tumbuhan Angiospermae mempunyai alat kelamin perkembangbiakan generatif berupa bunga. Bunga yang lengkap adalah bunga yang tersusun atas kelopak bunga, mahkota bunga, benang sari, dan putik. Bagian-bagian bunga yang berfungsi sebagai organ reproduksi adalah benang sari (organ jantan) dan putik (organ betina).

Benang sari terdiri atas kepala sari (antena) dan tangkai sari (filamentus). Di dalam kepala sari terdapat kantung sari (mikrosporangium) yang mengandung sel induk mikrospora. Sel induk mikrosporangium akan membelah secara meiosis menjadi empat mikrospora dan dilanjutkan pembelahan meiosis berulang-ulang dan menghasilkan serbuk sari (gametofit jantan) yang di bungkus selaput luar (eksin) dan selaput dalam (intin). Di dalam serbuk sari terdapat inti generatif dan inti vegetatif (sel buluh). Inti generatif akan membentuk 2 sel sperma apabila terjadi pembuahan.

Putik atau pistilum terdiri atas kepala putik (stigma), tangkai putik (stilus) dan bakal buah (ovarium). Bagian putik yang berperan dalam reproduksi adalah bakal buah. Bakal buah adalah bagian putik yang membesar dan terletak di tengah-tengah dasar bunga, di dalamnya terdapat bakal biji (megasporangium) atau kandungan lembaga (ovulum). Bakal biji tersusun atas kulit bakal biji (integumentum), bakal biji, (nuselum) dan liang bakal biji (mikropil). Bakal biji (megasporangium) di dalamnya terdapat sel induk megaspora (sel induk kandung lembaga) yang akan membelah secara meiosis menjadi 4 sel megaspora (n). Tiga sel mengalami degenerasi, satu sel berkembang menjadi inti kandung lembaga primer. Selanjutnya, akan mengalami pembelahan mitosis menjadi dua. Satu sel, menuju ke kalaza dan satunya lagi menuju mikropil. Sesampainya di kalaza dan mikropil, sel tersebut membelah secara mitosis dua kali, sehingga menghasilkan 4 sel inti kandung lembaga. Satu inti dari kalaza dan mikropil menuju tengah akan membentuk antipoda calon kandung lembaga sekunder (2n). Tiga inti sel di kalaza selanjutnya akan membentuk antipoda. Sementara itu satu sel di tengah di antipoda akan menjadi ovum dan pengapitnya di sebut sel sinergid.

Penyerbukan Angiospermae adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari pada kepala putik. Selanjutnya serbuk sari melakukan imbisisi dari permukaan kepala putik dan berkecambah membentuk buluh serbuk yang dimulai dengan pecahnya eksin dan memanjangnya intin menuju ke mikropil dengan dipandu oleh inti vegetativ. Inti generatif di dalam buluh serbuk sari akan membelah menjadi dua sel sperma. Pada saat menyentuh mikropil, sel vegetatif akan berdegenerasi untuk membuka mikropil, dan selanjutnya sperma satu masuk mikropil membuahi ovum membuahi zigot (2n) dan sperma dua membuahi calon kandung lembaga sekunder menjadi endosperma (3n). Endosperma berfungsi sebagai cadangan makanan. Pembuahan ini disebut pembuahan ganda karena menjadi pembuahan sebanyak dua kali.

Tumbuhan berbiji tertutup meliputi tumbuhan yang kecil merayap, semak, dan perdu sehingga pohon-pohon yang besar yang menjulang tinggi. Hidupnya ada yang semusim, tahunan dan sukulen. Tumbuhan yang hidup di daerah kering, adaptasinya dengan mereduksi daun, misalnya kaktus.

Reproduksinya berlangsung secara generatif dengan biji dan secara vegetatif alami maupun buatan. Daur kehidupan tumbuhan ini hampir serupa dengan daur kehidupan tumbuhan biji terbuka dengan sedikit variasi.

 

6071640, 6071641, 6071642, 6071643, 6071644, 6071645, 6071646, 6071647, 6071648, 6071649, 6071650, 6071651, 6071652, 6071653, 6071654, 6071655, 6071656, 6071657, 6071658, 6071659, 6071660, 6071661, 6071662, 6071663, 6071664, 6071665, 6071666, 6071667, 6071668, 6071669, 6071670, 6071671, 6071672, 6071673, 6071674, 6071675, 6071676, 6071677, 6071678, 6071679